TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Detik-detik kecelakaan ‘adu banteng’ motor yang menewaskan 3 siswa Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN 14 Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tabrakan 2 sepeda motor saling berhadapan pada bagian depan dari arah berlawanan (adu banteng) ini terjadi, Selasa, 8 April 2026 sekitar pukul 13.45 Wita.

Lakalantas terjadi di Jalan Poros Desa Opaasi, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konsel, yang berjarak sekitar 24,5 kilometer (km) atau 40 menit berkendara dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra.

Ketiga korban meninggal yakni siswa kelas XI.1 SMA 14 Konawe Selatan berinisial I yang membonceng rekan sekelasnya WS.

Motor matik Honda Beat DT 4076** yang dikendarai I ‘adu banteng’ dengan motor Beat DT 6267** yang dikemudikan oleh A.

A merupakan siswa kelas XI.2 SMAN 14 Konsel yang kelasnya bersebelahan dengan I dan WS.

Benturan keras akibat ‘adu banteng’ 2 motor tersebut menyebabkan I dan A meregang nyawa di lokasi kejadian.

Baca juga: ‘SMAN 14 Konawe Selatan Berkabung’ 3 Siswa Meninggal Bertabrakan, Teman Sekelas dan Sebelah Kelasnya

WS yang mengalami luka-luka sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Bahteramas Kendari, namun nyawanya tak tertolong.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Kota atau Kasatlantas Polresta Kendari, AKP Kevin Fahri Ramadhan.

Mantan Kasatlantas Polres Bombana ini mengungkap detik-detik lakalantas ini berdasarkan keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berikut kronologi kejadiannya yang dihimpun TribunnewsSultra.com dari keterangan kepolisian, maupun pihak sekolah, Rabu (08/04/2026):

  • Peristiwa kecelakaan terjadi pada Selasa, 7 April  2026 sekitar pukul 13.45 Wita di Jalan Poros Desa Opaasi, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara;
  • Awalnya sepeda motor Honda Beat NRKB DT 6267** yang dikendarai oleh laki-laki (Lk) A bergerak dengan kecepatan sedang dari arah utara ke selatan (dari arah Desa Boro-Boro Lameuru menuju ke arah Desa Opaasi);
  • Bersamaan dengan itu bergerak dari arah yang berlawanan sepeda motor Honda Beat NRKB DT 4076** yang dikendarai oleh Lk I berboncengan dengan Lk WS;
  • Mendekati TKP di Jalan Poros Desa Opaasi, sepeda motor Honda Beat NRKB DT 4076** yang dikendarai oleh Lk I kehilangan kendali dan melebar ke kanan (lajur sepeda motor Honda Beat NRKB DT 6267** yang dikendarai oleh Lk A);
  • Kemudian menabrak sepeda motor Honda Beat NRKB DT 6267** pada bagian depan sehingga menyebabkan terjadinya lakalantas.
  • Akibat dari kecelakaan tersebut, kedua pengendara sepeda motor Lk A dan Lk I meninggal dunia di tempat (TKP). Sementara, boncengan sepeda motor Honda Beat NRKB DT 4076** yakni Lk WS mengalami luka-luka dan dirawat di RS Bahteramas.
  • Lk WS dalam kondisi kritis dan mendapatkan perawatan intensif, namun tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.00 Wita.
  • Korban A, I, dan WS, dimakamkan setelah disemayamkan di rumah duka masing-masing, Rabu, 8 April 2026. A dimakamkan di Desa Opaasi pada pukul 10.00 Wita, WS di Desa Laikandonga pukul 11.30 Wita, dan I di Desa Boro-Boro Lameuru pada pukul 12.00 Wita.

"Satu korban yakni lelaki WS menghembuskan napas di RSUD Bahteramas," kata AKP Kevin kepada wartawan TribunnewsSultra.com.

TABRAKAN SISWA KONSEL - Kolase foto kondisi 2 motor usai bertabrakan di Jalan Poros Desa Opaasi, Kecamatan Ranomeeto Barat, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.45 wita, dan ungkapan duka atas kepergian 3 korban meninggal yang merupakan siswa SMAN 14 Konsel yang diunggah akun Instagram @official_sman14konsel. Dua korban meregang nyawa di tempat yakni siswa kelas XI.2 berinisial A, dan siswa kelas XI.1 berinisial I, disusul korban WS yang berpulang setelah sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Bahteramas Kendari.(handover, akun IG @official_sman14konsel)
TABRAKAN SISWA KONSEL - Kolase foto kondisi 2 motor usai bertabrakan di Jalan Poros Desa Opaasi, Kecamatan Ranomeeto Barat, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.45 wita, dan ungkapan duka atas kepergian 3 korban meninggal yang merupakan siswa SMAN 14 Konsel yang diunggah akun Instagram @official_sman14konsel. Dua korban meregang nyawa di tempat yakni siswa kelas XI.2 berinisial A, dan siswa kelas XI.1 berinisial I, disusul korban WS yang berpulang setelah sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Bahteramas Kendari.(handover, akun IG @official_sman14konsel) (Kolase foto handover)

Keterangan Pihak Sekolah

Pihak SMAN 14 Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), berkabung dengan kecelakaan yang menyebabkan 3 siswa-siswinya meregang nyawa.

“Sebagai pimpinan, saya bersama seluruh dewan guru dan staf tentu sangat terpukul,” kata Kepala SMAN 14 Konsel, Nuzul Quryati Hartawati.

“Kami kehilangan tiga siswa terbaik sekaligus di waktu yang bersamaan,” lanjutnya kepada wartawan TribunnewsSultra.com, Rabu (8/4/2026) malam.

Dia menyebut, ketiganya merupakan siswa yang sedang berada pada fase semangat belajar tinggi dan aktif di sekolah.

Sebagai bentuk penghormatan, pihak sekolah pun menetapkan masa berkabung selama 3 hari.

Nuzul juga berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya keselamatan berkendara.

Baca juga: Kisah Haru di Balik Kecelakaan Maut Tiga Pelajar SMAN 14 Konawe Selatan, Sempat Bantu Guru Pagi Hari

“Perlu kesadaran bersama untuk mengutamakan keselamatan, terutama bagi anak-anak pengguna kendaraan roda dua,” ujarnya.

“Penggunaan helm sangat penting untuk menghindari dampak fatal saat terjadi kecelakaan,” kata Nuzul menambahkan.

Sementara, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Humas SMAN 14 Konsel, Ida Afrida, menyebut pada hari kejadian sekolah memulangkan siswa-siswi lebih awal.

Hal tersebut karena para guru melakukan proses penginputan e-rapor bagi siswa kelas XII.

“Pada hari kejadian, sekolah lebih awal memulangkan siswa sekitar pukul 11.00 wita,” jelasnya kepada wartawan TribunnewsSultra.com.

Dua jam berselang, sekitar pukul 13.45 peristiwa kecelakaan yang menimpa ketiga siswa tersebut terjadi.

Berdasarkan foto dan video yang diterima TribunnewsSultra.com, terlihat kondisi ketiga korban dab kendaraan yang digunakan dalam kecelakaan itu.

Kedua motor matik yang terlibat ‘adu banteng’ tergeletak di jalanan dengan kondisi rusak parah utamanya pada bagian depan.

Baca juga: Korban Tewas Tabrakan 2 Motor di Ranomeeto Barat Bertambah, 3 Siswa SMAN 14 Konawe Selatan

Darah pun terlihat berceceran di jalan raya.

Warga membantu evakuasi para korban ke atas mobil pick up bak terbuka berwarna putih.

Terlihat, ketiga korban diletakkan ke bak terbuka kendaraan tersebut.

Korban masih tampak mengenakan seragam sekolah berwarna putih abu-abu.

“MasyaAllah, ya Allah, Astagfirullah al adzim,” ucap pria di balik video tersebut.

Selanjutnya, mobil pick up itu melaju membawa ketiga korban.

Pulang Lebih Awal

Kepsek Nuzul Quryati Hartawati, menyebut, awalnya menerima kabar duka tersebut melalui WhatsApp Group internal sekolah.

Saat itu, Nuzul bersama rekan guru yang dalam perjalanan pulang langsung terkejut mendengar informasi tersebut.

Setelah memastikan kebenarannya, mereka pun bergegas menuju ke RSUD Bahteramas Sultra.

Setibanya di RS, dua korban, A dan I, telah berada di ruang jenazah.

Sementara WS masih dalam kondisi kritis dan mendapatkan perawatan intensif.

Namun, upaya medis tak mampu menyelamatkan nyawanya dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.00 Wita.

“Malam itu, saya bersama guru dan tenaga kependidikan ikut mengantar jenazah ke rumah duka,” ujarnya.

Para guru dan insan sekolah pun melayat satu persatu ke rumah duka korban keesokan harinya.

“Seluruh warga sekolah melayat ke rumah duka,” kata Wakasek Humas Ida Afrida.

Korban A disemayamkan di rumah duka di Desa Opaasi dan dimakamkan di desa yang sama.

I disemayamkan kemudian dimakamkan di Desa Boro-Boro Lameruru.

Sementara, rumah duka korban WS berlokasi di Desa Boro-Boro Lameuru, selanjutnya dimakamkan di Desa Laikandonga.

Tiga desa tersebut berada di Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).(*)

(TribunnewsSultra.com/Ahlun Wahid/Apriliana Suriyanti)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.