BOLASPORT.COM - Langkah besar tengah disiapkan I.League dalam upaya meningkatkan kualitas sepak bola nasional.
Tak hanya fokus pada pembenahan internal, I.League kini mulai menjajaki kolaborasi strategis dengan sejumlah liga top dunia seperti Eredivisie, La Liga, J.League, hingga Bundesliga.
Inisiatif ini mencuat dalam Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang turut dihadiri jajaran direksi I.League bersama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Forum tersebut tidak hanya membahas penguatan kompetisi nasional, tetapi juga membuka arah baru menuju standar pengelolaan liga kelas dunia.
Kolaborasi dengan liga-liga elite Eropa dan Asia itu diharapkan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan kompetisi, pengembangan pemain muda, hingga peningkatan kualitas industri sepak bola secara menyeluruh.
Dengan belajar langsung dari liga yang telah mapan, I.League ingin mempercepat transformasi menuju ekosistem yang lebih profesional dan berdaya saing global.
Tak berhenti di situ, I.League juga memperkuat sinergi dengan FIFA, khususnya dalam aspek manajemen suporter dan keamanan pertandingan.
Fokus ini menjadi krusial dalam menciptakan atmosfer kompetisi yang aman, nyaman, dan berkelas internasional.
Langkah tersebut sekaligus menjadi respons terhadap tuntutan modernisasi sepak bola.
Di mana tata kelola penonton dan standar keamanan menjadi indikator utama profesionalitas sebuah liga.
Di sisi lain, pembahasan dalam rapat juga menyoroti kesiapan kompetisi domestik menghadapi musim 2026/2027.
Penetapan regulasi yang dilakukan lebih awal menjadi bagian dari strategi besar antara PSSI dan I.League agar seluruh pemangku kepentingan memiliki kepastian dalam menyusun rencana.
Sinkronisasi kalender kompetisi dengan agenda Timnas Indonesia juga menjadi perhatian utama.
Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada benturan jadwal, sekaligus menjaga performa pemain di level klub maupun tim nasional.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa kompetisi musim ini menunjukkan tren positif.
Ia menyoroti peningkatan rivalitas dan daya saing yang semakin merata.
“Super League hingga saat ini telah memainkan 243 pertandingan yang menunjukkan peningkatan rivalitas dan kompetitivitas."
"Dari 20 persen pada musim lalu, kini meningkat menjadi 30 persen."
"Championship juga mengalami kenaikan signifikan, salah satu pemicunya adalah implementasi VAR,” ujar Ferry.
Data sementara pun menunjukkan keseimbangan hasil pertandingan yang semakin baik, baik di Super League maupun Championship.
Hal ini menjadi indikator bahwa kualitas kompetisi terus berkembang ke arah yang lebih kompetitif.
Tak hanya itu, PSSI dan I.League juga tengah mematangkan rencana penyelenggaraan kejuaraan tambahan yang akan berjalan paralel dengan kompetisi liga.
Turnamen ini diharapkan dapat menambah jam terbang pemain sekaligus meningkatkan nilai komersial sepak bola nasional.
Belum diketahui nama turnamen seperti apa yang akan digelar oleh I.League.
Bisa saja I.League akan kembali menghidupkan Piala Indonesia yang sudah mati suri sejak 2019.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.