SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Intan Anggraeni kembali membuat laporan baru ke Polresta Malang Kota atas kasus pernikahan sesama wanita dengan Yupi Rere alias Rey yang merupakan suami sirinya, Rabu (15/4/2026).
Laporan baru ini terkait dengan dugaan pencemaran nama baik, setelah sebelumnya ia melaporkan terkait dugaan pemalsuan identitas dan dokumen kepada polisi.
Saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, Rey mengaku hanya bisa pasrah atas kasus yang sedang ia hadapi melawan istri sirinya tersebut.
"Biarkan prosesnya bergulir dan biarkan pengadilan yang membuktikan siapa yang benar dan siapa yang salah," tulis Rey saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM.
Dalam laporan terbarunya tersebut, Intan yang didampingi oleh anggota keluarganya, Eko NS, banyak membantah terkait tuduhan Rey soal pernikahan siri hingga janji-janji pernikahan.
Pihak keluarga Intan juga enggan untuk berdamai atas kasus tersebut.
Meskipun menurut Eko, Rey sempat menawarkan perdamaian melalui chat dan menanyakan nominal uang yang diinginkan oleh pihak Intan.
Namun tawaran ini ditolak mentah-mentah oleh keluarga Intan.
Baca juga: Pernikahan Sesama Wanita di Malang, Intan Kembali Laporkan Rey Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
"Kemarin Rey sempat minta damai melalui chat dan menanyakan nominal uang meskipun tidak disebutkan. Katanya minta berapa, itu ada di chat," kata Eko.
Permintaan maaf tersebut disebutkan Eko dilakukan Rey pada Senin (13/4/2026).
Namun, pihak keluarga Intan tidak mau berdamai, karena Rey dianggap telah mencemarkan nama baik keluarga.
Kasus ini pun yang kemudian viral, terutama berkaitan dengan pernikahan sesama jenis atas laporan pertama yang dilakukan oleh Intan ke Polresta Malang Kota.
"Gak ada kata damai, karena keluarga kami sudah dicemarkan juga. Biar kasus ini berlanjut dengan laporan yang sudah kami buat," ungkapnya.
Eko juga mengklaim, Intan dan keluarganya mengalami kerugian material hingga kisaran Rp 9 juta.
Hal ini dari uang Rp 6,7 juta yang dikirimkan Intan ke rekening atas nama Luthfianti Indriana dengan alasan untuk keperluan bisnis.
Kemudian Intan juga terpaksa menggadaikan handphone untuk persiapan menikah, hingga terpaksa utang Rp 1,5 juta untuk konsumsi pada acara pernikahan siri pada 3 April 2026.
"Awalnya permintaan uang itu Rp 7 juta ke Intan."
"Lalu hanya ditransfer Rp 6,7 juta. Intan transfer ke atas nama Luthfianti Indriana."
"Yang ternyata itu nama asli dari Rey yang Intan sendiri tidak tahu," ucapnya.
Baca juga: Perempuan di Kota Malang Kaget saat Malam Pertama Pernikahan, Ternyata Suaminya Adalah Perempuan
Selain banyak melakukan bantahan, keluarga Intan juga menunjukkan bukti-bukti chat mulai dari ajakan mempercepat pernikahan dari Rey, hingga dokumen foto KTP nama Elfastino Reynaldi Malawat, yang merupakan laki-laki yang dikirimkan ke keluarga Intan.
"Kami punya bukti semuanya, real ada semuanya, faktanya ada, buktinya ada, saksinya komplit."
"Bukti satu video, sama beberapa chat WA. Ada beberapa chat, yang nantinya kami bahas."
"Kami akan sanggah beberapa. Kami sanggah beberapa yang disampaikan oleh Rey," tandasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.