TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Ratusan calon jemaah haji asal Jawa Tengah yang masuk dalam kuota pemberangkatan tahun 2026 dilaporkan mengundurkan diri.

Fenomena ini membuat posisi mereka akan segera digantikan oleh jemaah cadangan guna memenuhi kuota yang telah ditetapkan.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Tengah, Fitriyanto, mengungkapkan bahwa alasan utama mundurnya jemaah tahun ini adalah keinginan untuk menunggu kerabat agar bisa berangkat bersama di tahun mendatang.

Selain itu, faktor kesehatan dan kematian juga menjadi penyebab batalnya keberangkatan.

"Jemaah yang mundur tahun ini mencapai ratusan orang. Mereka sebenarnya berhak berangkat, tapi karena berbagai hal, termasuk menunggu saudara untuk berangkat bersama, akhirnya memilih menunda," jelas Fitriyanto saat ditemui di kantornya, Jumat (17/4/2026).

Fitriyanto menegaskan bahwa kekosongan kursi yang ditinggalkan jemaah tersebut tidak akan dibiarkan.

Baca juga: Masuk Bursa Calon Ketua, Abdul Hakim Dorong Estafet Kepemimpinan di PKB Blora Dipegang Anak Muda

Calon Haji Cadangan Masuk Prioritas Pengganti

Sesuai prosedur, calon jemaah dengan status cadangan yang telah melakukan pelunasan biaya haji akan menjadi prioritas utama untuk mengisi slot yang kosong.

"Jemaah yang sudah lunas bayar haji dan berstatus cadangan otomatis menjadi prioritas jika ada jemaah yang mundur," tambahnya.

Hingga saat ini, data Kemenhaj Jateng mencatat angka daftar tunggu (waiting list) haji di Jawa Tengah telah menyentuh angka fantastis, yakni 905 ribu jemaah.

Dengan antrean yang begitu panjang, kepastian keberangkatan menjadi hal yang sangat krusial bagi masyarakat.

Terkait jemaah yang batal berangkat karena meninggal dunia, Fitriyanto menjelaskan bahwa porsi tersebut dapat dilimpahkan kepada ahli waris yang sah, seperti suami, istri, anak kandung, atau saudara kandung.

Namun, bagi warga yang memutuskan untuk membatalkan sepenuhnya keberangkatan, pihak kementerian juga memberikan kelonggaran dalam penarikan dana.

"Jika jemaah memutuskan tidak jadi berangkat dan ingin mengambil kembali uangnya, tetap kami layani sesuai prosedur yang berlaku," pungkasnya. (Iwn)

Baca juga: Gaya Hidup Mahasiswa Unnes Dongkrak Bisnis Buket, Tren Hadiah Bergeser ke Konsep Estetik

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.