Jakarta -

Anjing dikenal sebagai hewan yang pintar karena bisa melakukan banyak perintah majikannya. Bahkan studi baru menemukan bahwa anjing pintar bisa 'menguping' percakapan manusia dan mempelajari kata-kata baru dari obrolan sehari-hari.


Dalam studi yang terbit di jurnal Science pada 8 Januari 2026, para peneliti mengungkapkan bahwa anjing Gifted Word Learners (GWL) mampu memahami nama benda hanya dengan mendengarkan interaksi pemiliknya dengan orang lain.


"Anjing tidak hanya bisa mempelajari nama dua mainan baru dengan menguping percakapan pemiliknya, tetapi performa mereka juga sama baiknya dengan anjing yang diajari secara langsung," kata Dr Shany Dro, pakar kognitif dan penulis utama studi, dikutip dari BBC Science Focus.




Cara Anjing Belajar Kata Baru


Dror menjelaskan bahwa studi terhadap anjing, sejalan dengan hasil penelitian pada anak manusia. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa anak usia sekitar 18 bulan sama baiknya dalam mempelajari bahasa, baik dari percakapan yang mereka dengar secara tidak langsung maupun dari interaksi langsung.


Untuk menguji coba pada anjing, tim peneliti menguji 10 anjing dengan kemampuan bahasa yang tergolong istimewa. Para anjing tersebut diperkenalkan pada dua mainan baru melalui dua cara berbeda.



1. Cara pertama, pemilik menunjukkan mainan secara langsung kepada anjing sambil berulang kali menyebutkan namanya.


2. Cara kedua, anjing tidak dilibatkan sama sekali dan hanya menjadi pengamat saat pemiliknya membicarakan mainan tersebut dengan orang lain.


Dalam kedua kondisi itu, anjing hanya mendengar nama setiap mainan selama total sekitar delapan menit. Paparan singkat tersebut dibagi ke dalam beberapa sesi selama beberapa hari.




Untuk menguji apakah anjing benar-benar memahami nama mainan itu, peneliti meletakkan mainan di ruangan terpisah. Pemilik kemudian meminta anjing mengambil mainan tertentu berdasarkan namanya, misalnya dengan perintah sederhana, "Bisa ambil Teddy?"


Hasilnya, tujuh dari sepuluh anjing berhasil mempelajari nama mainan baru. Tingkat keberhasilan mencapai sekitar 80 persen saat diajari secara langsung.


Secara keseluruhan, anjing-anjing berbakat tersebut menunjukkan performa yang sama baiknya ketika belajar dari ucapan yang didengar secara tidak langsung, seperti ketika mereka diajari secara langsung, yang mencerminkan temuan dari studi pada bayi.


Anjing Tetap Mengerti Meski Tak Melihat Mainan


Dalam percobaan lanjutan, peneliti menambahkan tantangan baru. Pemilik terlebih dahulu memperlihatkan mainan kepada anjing, lalu menyimpannya ke dalam sebuah wadah. Nama mainan baru disebutkan ketika mainan sudah tidak terlihat oleh anjing.


Kondisi ini menciptakan jeda antara melihat benda dan mendengar namanya, sesuatu yang cukup menantang dalam proses belajar bahasa. Namun, sebagian besar anjing tetap berhasil memahami nama mainan tersebut.


"Temuan ini menunjukkan bahwa anjing GWL dapat secara fleksibel menggunakan berbagai mekanisme berbeda untuk mempelajari label objek baru," kata ilmuwan senior Dr Claudia Fugazza, dari Universitas ELTE di Budapest, dikutip dari Phys.org.


Menurut peneliti, studi ini menunjukkan bahwa dibandingkan dengan spesies lain, anjing memiliki kemampuan luar biasa untuk menafsirkan isyarat komunikasi manusia.


Peneliti berharap studi ini bisa membantu masyarakat umum dan para ilmuwan untuk lebih menghargai betapa luar biasanya kemampuan sosial anjing, sehingga bisa memaksimalkan potensi mereka dalam komunikasi dengan manusia.












Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.