Male -
Seorang wisatawan asal Spanyol mengalami insiden serius saat berlibur di Maldives. Pria berusia 31 tahun itu kehilangan satu kaki setelah diserang hiu ketika mengikuti aktivitas menyelam di perairan terbuka.
Korban yang berasal dari Alicante itu diserang saat berada di laut bersama rombongan tur. Ia mengalami luka berat di kedua kakinya dan langsung mendapat pertolongan sebelum dilarikan ke fasilitas medis.
Karena parahnya cedera, salah satu kakinya harus diamputasi. Hingga kini, ia masih dalam pengawasan medis dan belum dilaporkan mengalami komplikasi lanjutan.
Melansir , Minggu (19/4/2026) insiden terjadi dalam kegiatan wisata laut yang memang populer di Maldives. Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu destinasi selam dunia, dengan banyak spesies hiu yang hidup di perairannya.
Namun, jenis hiu yang terlibat dalam kejadian ini belum dapat dipastikan. Otoritas setempat telah membuka penyelidikan untuk menelusuri kronologi kejadian, termasuk prosedur keselamatan dalam tur tersebut.
Keluarga korban juga disebut akan meminta penjelasan terkait penyelenggaraan kegiatan yang diikutinya. Meski hiu kerap terlihat di perairan Maldives, serangan terhadap manusia tergolong jarang.
Ahli biologi kelautan yang berbasis di kawasan tersebut, Claire Marshall, mengingatkan bahwa interaksi manusia bisa memengaruhi perilaku satwa laut.
"Sayangnya, meskipun sudah ada aturan, kami masih melihat banyak gangguan terhadap satwa liar dan kurangnya kepatuhan terhadap pedoman," ujarnya.
Ia menjelaskan hiu umumnya tidak menyerang tanpa tanda. "Kurangnya pemahaman terhadap perilaku hewan dan menyelam di area yang bisa menjadi tempat berburu mereka dapat memicu respons defensif, yang jika diabaikan bisa berujung serangan," lanjut Claire.
Claire juga menekankan bahwa perilaku hiu sulit diprediksi. Sehingga segala sesuatunya kita haru mengantisipasinya, harus menjaga jarak aman jika berenang di area yang terdapat hiu.
"Saya tidak mengatakan hal ini pasti menjadi penyebab serangan, tetapi faktor tersebut bisa saja berpengaruh," lengkap Claire.