Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kawasan Purwosari, Kota Solo, sempat dihebohkan kejadian kecelakaan Kereta Api (KA) Batara Kresna dengan sepeda motor pada Minggu (19/4/2026).
Kecelakaan itu bermula saat KA Batara Kresna melaju dari arah Wonogiri menuju Stasiun Purwosari sekitar pukul 08.45 WIB.
Kereta dengan nomor seri KA 513 Batara Kresna tersebut awalnya melaju mulus meski Jalan Slamet Riyadi tengah digunakan warga dalam momen Car Free Day (CFD).
Namun, ketika melintas di rel Bengkong menuju Stasiun Purwosari, tiba-tiba dari jalur lambat melaju dua orang ibu-ibu yang mengendarai sepeda motor Honda Beat putih dari arah timur ke barat.
Meski kereta telah berkali-kali membunyikan klakson peringatan, pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya tersebut tak menghiraukan hingga akhirnya tertemper kereta.
Pengemudi beserta sepeda motornya sempat terseret sekitar 2 meter.
Sementara penumpang terlempar ke belakang.
Kanit Gakkum IPTU Vebby Laveri melalui Kasubnit II Gakkum Satlantas Polresta Surakarta, Iptu Yuli Nurus Yani, mengatakan kondisi korban berdasarkan keterangan pihak rumah sakit hanya mengalami luka lecet.
"Dari pihak kami juga sudah koordinasi dengan pihak KAI. Karena sudah ada identitas, kami juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Untuk luka-lukanya ternyata hanya lecet-lecet saja," pungkas Iptu Yuli Nurus Yani, Minggu (19/4/2026).
Identitas pengendara motor yang tertemper KA Batara Kresna di Solo diketahui berinisial TW, warga Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kota Solo.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Saragih membenarkan terkait adanya insiden kecelakaan lalu lintas tersebut.
Pihaknya menyayangkan atas kejadian yang terjadi di perlintasan kereta api rel bengkong Purwosari tersebut.
"KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari," ungkap Feni.
Atas insiden tersebut, Feni pun menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati ketika akan melintasi jalur kereta api.
Baca juga: Kondisi Emak-emak Tertemper KA Batara Kresna di Solo, Alami Luka Lecet
"Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu yang berlaku dan senantiasa berhenti sejenak untuk memastikan bahwa jalur aman dan tidak ada kereta akan melintas baru melintas perlintasan KA," imbau Feni.
"Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu kami imbau seluruh masyarakat agar melintas hanya di perlintasan resmi saja dan berhenti sejenak untuk memastikan jalur kereta api aman dan tidak ada kereta akan melintas sebelum kendaraan melintasi perlintasan sebidang KA. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi di kemudian hari," pungkasnya. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.