TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Sosok muda berbakat asal Surabaya, Angeline Wong, kembali mencuri perhatian setelah tampil di forum global TEDx.
Dalam kesempatan tersebut, Angeline membawakan karya bertajuk I’m Not a Trophy Kid yang mengangkat sisi lain dari perjalanan hidupnya. Ia tidak hanya membahas prestasi, tetapi juga tekanan yang selama ini jarang terlihat publik.
Di hadapan audiens, Angeline mengungkap bahwa label “trophy kid” yang melekat padanya membawa ekspektasi tinggi yang tidak mudah dijalani.
“Saya dikenal karena prestasi, tapi tidak banyak yang tahu proses dan tekanan di baliknya,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Baca juga: Ziarah dan Touring di Kediri, Wali Kota Vinanda Gandeng Komunitas Motor Perkuat Wisata Religi
Ia mengakui perjalanan meraih pencapaian tidak selalu mulus. Di balik citra sempurna, terdapat tantangan emosional yang harus dihadapi.
“Ada saat saya merasa sangat lelah dan mempertanyakan apakah semua ini sepadan,” ungkapnya.
Penampilannya di TEDx juga menjadi momentum untuk memperkenalkan buku reflektif yang ia tulis. Melalui karya tersebut, Angeline membagikan kisah personal tentang dinamika emosi dan tekanan untuk selalu tampil sempurna.
Ia berharap ceritanya dapat membuka ruang diskusi dan menjadi cermin bagi banyak orang.
“Saya ingin berbagi bahwa tidak apa-apa untuk tidak selalu kuat, setiap orang punya perjuangannya masing-masing,” tuturnya.
Kini, Angeline Wong tidak hanya dikenal sebagai sosok berprestasi, tetapi juga sebagai representasi keberanian generasi muda dalam menyuarakan kejujuran dan menerima diri apa adanya.
(tribunmataraman.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.