Jakarta -

Seorang pelanggan mendesak restoran menerima pesanan padahal sudah memasuki waktu tutup.Namun, banyak yang tidak setuju dengannya hingga pelanggan ini menerima kecaman keras.


Restoran umumnya menetapkan peraturan 'last order' atau batas waktu pemesanan 30-60 menit sebelum waktu tutup. Hal ini dilakukan untuk menjaga efisiensi operasional, kebersihan, hingga kesejahteraan karyawan.


Biasanya pihak restoran akan memberi peringatan langsung ke pelanggan yang makan di tempat menjelang waktu last order. Pada sistem online, mereka juga akan menutup pesanan lebih awal.






Tetapi tampaknya penetapan aturan ini tidak disetujui oleh beberapa pelanggan. Contohnya pelanggan ini yang protes dan mendesak restoran untuk menerima pesanan hingga menjelang waktu tutup.



Melalui unggahan di Threads, pemilik akun @wawanhanover (1/5) mendesak kafe dan restoran untuk terus menerima pesanan hingga waktu tutup. Menurutnya, jika suatu bisnis beroperasi hingga pukul 10 malam, maka pelanggan tetap diperbolehkan melakukan pemesanan hingga menit terakhir.


Ia mengatakan, "Untuk semua kafe dan restoran, jika operasi bisnis kalian sampai pukul 10 malam, tandanya kalian semua harus menerima pesanan sampai pukul 10 malam!!! Rutinitas menjelang penutupan bukanlah masalah pelanggan karena kalian semua memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan penutupan setelahnya."



Restoran tutup(Gambar hanya ilustrasi) Seorang pelanggan mendesak restoran menerima pesanan sampai menit terakhir waktu penutupan restoran. Foto: Freepik/GettyImages

Pernyataan pelanggan bernama Wawan Aziz ini dengan cepat menjadi bumerang. Netizen beramai-ramai menolak anggapan tersebut di kolom komentar.


Sebagian besar netizen beragumen bahwa ekspektasi seperti itu mengabaikan realitas yang dihadapi oleh para pekerja di industri F&B.


Banyak netizen menekankan bahwa operasional dapur, pembersihan, manajemen stok, dan semua pematian sistem di restoran membutuhkan waktu. Jika ada pesanan mendadak masuk, hal ini secara signifikan menunda karyawan menyelesaikan shift mereka, lapor thesun.my (2/5).




Netizen di kolom komentar juga menganggap pelanggan di Malaysia tersebut tidak peka dan sombong. Mereka memperingati kembali bahwa staff atau karyawan di industri seperti ini juga manusia yang berhak beristirahat setelah jam kerja panjang.


"Sikap kepemilikan haknya sangat berlebihan... seolah-olah seluruh kafe ini ada untuknya," ujar seorang netizen.



Restoran tutup(Gambar hanya ilustrasi) Tetapi banyak netizen tidak setuju dengan pernyataan pelangga tersebut. Foto: Freepik/GettyImages

Netizen lain berkomentar, "Apakah kamu juga pergi ke bank dan mulai mengomel seperti ini? Bank tutup jam 5 sore, tapi pernahkah kamu melihat mereka masih memberikan nomor antrian pada jam 4.59 sore?"


Ada juga netizen yang menjelaskan sistem di tempat kerjanya. Ia mengungkap beberapa pelaku bisnis seperti di tempatnya, pemesanan terakhir dilakukan sampai pukul 09.00 malam, tetapi pelanggan masih bisa duduk di dalam restoran atau kafe sampai pukul 10.00 malam.


"Terkadang kami menambah waktunya jika ada pelanggan setia yang datang atau jika pelanggan meminta izin dengan sopan, kami akan mengakomodasi untuk memperpanjang waktu tutup," jelasnya.








Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.