BANJARMASINPOST.CO.ID - Drama adu penalti mewarnai laga final Liga 2 Championship 2025/2026.

Skor akhir PSS Sleman vs Garudayaksa . Kedua tim memang pantas ke final menampilkan aksi berkelas.

PSS Sleman walau ketinggalan 2 gol pada babak pertama, namun mampu memaksa imbang menjadi 2-2 hingga peluit babak kedua dinyatakan berakhir.

Pertambahan waktu (extra time) pun dilakukan dengan skema 2x15 menit. Namun tetap saja skor tak berubah.

Hingga akhirnya adu penalti harus dilakukan kedua tim untuk menenetukan juara Liga 2 Championship 2025/2026.

Baca juga: Manchester City Ikut Buru Enzo Fernandez dari Chelsea, Pardo yang Meninggalkan Lille Masuk Daftar

Baca juga: Siaran Live Indosiar Jadwal El Clasico Persija vs Persib di BRI Super League Sore Hari Jam 15.30 WIB

Jalannya Laga

Tampil sebagai tamu, Garudayaksa ternyata lebih percaya diri dan malah mampu meraih kemenangan di babak pertama Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026), pukul 19.00 WIB.

Hasil babak pertama laga PSS Sleman vs Garudayaksa FC, skor 0-2.

PSS Sleman kebobolan 2 gol di laga Final Liga 2 Championship 2025/2026 di kandang sendiri, Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026), pukul 19.00 WIB.

Padahal sejak peluit kick off dibunyikan, PSS Sleman langsung agresif menyerang.

Namun Garudayaksa ternyata walau datang sebagai tim tamu namun ternyata memberikan perlawan sengit dan membalik keadaan.

Menit 1', Frederic Injai terjatuh di kotak penalti, namun lebih dulu ia offside.

Menit 2', Riko Simanjuntak menarik jersey lawan, menghasilkan tendangan bebas bagi Garudayaksa FC.

Bola langsung diarahkan ke depan, tapi bisa dihalau.

PSS Sleman menyerang balik cepat, namun sayang terlalu deras hingga bola Riko Simanjuntak keluar lapangan.

Menit 5' , Ega Rizky keluar kandang, jauh dari gawang, dan melanggar Everton Nascimento.

Kiper PSS Sleman itu pun diganjar kartu kuning.

Baca juga: Tak Live SCTV! Link Streaming Liverpool vs Chelsea dan Cara Nontonnya via TV Online Siaran Hari ini

Garudayaksa FC mendapat tendangan bebas dari sisi samping kotak putih, tapi bisa dihalau.

Menit 10', PSS Sleman tertekan, namun bisa bertahan, dan melakukan counter attack.

Kedua tim sangat sengit, jual beli serangan cepat terjadi.

Menit 11', Frederic Injai melakukan pelanggaran terhadap Frydek, berbuah tendangan bebas.

Bola dioper pendek, dan berlahan dibawa menusuk ke kotak putih, namun bisa dihalau.

Menit 13', PSS Sleman menekan dari berbagai sisi.

Tapi pertahanan Garudayaksa yang sangat rapat, sulit untuk ditembus.

Menit 16', PSS Sleman mendapat tendangan sudut, dan diambil Riko Simanjuntak, namun bisa dihalau.

Menit 21', Ega Rizky melakukan double save, menggagalkan kesempatan Garudayaksa FC mencetak gol.

Menit 22', PSS Sleman melakukan kesalahan fatal dengan membiarkan lini belakang kosong.

Ega Rizky sampai keluar jauh dari kandangnya, namun gagal menepis bola.

Alfin Faiz Kelilaw bisa menyundul bola yang berusaha ditangkap Ega Rizky, dan sukses mengubah keadaan.

GOL!!! 0-1, Garudayaksa FC memimpin.

Ketinggalan 1 gol, PSS Sleman makin agresif menekan, tapi bisa dibendung.

Menit, Garudayaksa FC nyaris menggandakan keunggulan.

Peluang emas 99 persen jadi gol, justru melenceng, tendangan Everton Nascimento melenceng.

Menit 32', PSS Sleman menekan cepat, namun ketika sudah di depan gawang, justru salah umpan.

Menit 33', wasit melakukan pengecekan VAR di lapangan.

Wasit memeriksa momen ketika Christian Frydek dijegal Fachruddin Aryanto di kotak penalti.

Hasilnya, Garudayaksa FC mendapat penalti.

Everton Nascimento menjadi eksekutor, dan dengan dingin menjebol gawang Ega Rizky.

GOL!!! Skor 0-2, menit 36', Garudayaksa FC unggul.

Baca juga: IMI Pusat Dukung Kalsel Jadi Tuan Rumah APRC, Moreno: Sudah Layak Naik Level

Memasuki awal babak kedua, Garudayaksa FC langsung berusaha menekan.

Belum genap satu menit babak kedua dimulai, Frydek nyaris menjebol gawang lawan, tapi bola bisa ditangkap kiper PSS Sleman.

Menit 46', Riko Simanjuntak mengumpan jauh ke dalam kotak putih, tapi bola justru lebih dekat ke kiper.

Menit 48', Frederic Injai melepaskan umpan di kotak penalti, namun bola lebih dekat ke gawang, dan tak ada teman yang menyambutnya.

Peluang terbuang untuk PSS Sleman.

Di tribun penonton, BCS-Slemania tampak melalukan koreo bendera roket raksasa, yang mengelilingi stadion.

Bendera ini menjadi gambaran perjalanan PSS Sleman yang melejit ke Liga 1 (Super League).

Tak hanya bendera roket, bendera raksasa juga dibentangkan dari tribun penonton.

Sementara itu, menit 54', wasit melakukan pengecekan VAR, potensi kartu merah terhadap Irvan Mofu.

Dari tayangan ulang, tangannya tampak menyikut lawan saat duel udara.

Hasilnya, wasit hanya memberikan kartu kuning.

Menit 57', PSS Sleman mendapat tendangan sudut, namun bisa dihalau, kembali sepak pojok.

Bola dioper pendek, terjadi kemelut di depan gawang, namun bisa diamankan Garudayaksa FC.

Menit 60', PSS Sleman menyerang sangat cepat.

Kombinasi permainan sangat apik diperlihatkan, dari Riko Simanjutak dioper ke Samuel, kemudian diumpan ke Gustavo Tocantins, yang menjebloskannya ke gawang.

GOL!!! PSS Sleman mengejar, skor 1-2m menit 61'.

Gustavo Tocantins layak, pada menit 90+2 kembali menambah gol untuk PSS Sleman hingga kedudukan babak 2 berakhir dengan skor 2-2.

Skor ini tak berubah walau pertambahan waktu 2x15 menit. 

(TribunWow.com/banjarmasinppost.co.id)

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.