TRIBUNNEWS.COM - Lionel Messi tampil luar biasa saat membawa Inter Miami menang dramatis 5-3 atas Cincinnati dalam lanjutan MLS 2026, Kamis (14/5/2026).
Namun, kemenangan itu diwarnai kontroversi setelah MLS membatalkan gol ketiga Messi yang sempat membuatnya mencetak hattrick.
Dalam laga yang berlangsung di Ohio tersebut, Messi awalnya dianggap mencetak tiga gol sekaligus, setelah dua gol pertama membantu Inter Miami bangkit dari ketertinggalan 1-2.
Namun gol ketiganya di menit ke-89' menjadi sorotan. Saat itu Messi memanfaatkan kemelut di depan gawang Cincinnati.
Ia menendang bola yang kemudian sempat memantul mengenai tiang sebelum masuk ke gawang.
Awalnya gol tersebut dicatat sebagai gol ketiga Messi. Namun setelah pertandingan berakhir, pihak MLS melakukan klarifikasi resmi dan mengubahnya menjadi gol bunuh diri kiper Cincinnati, Roman Celentano.
MLS menilai bola hasil sentuhan Messi sebenarnya belum sepenuhnya mengarah masuk ke gawang. Bola baru benar-benar melewati garis setelah mengenai Celentano, sehingga secara resmi dicatat sebagai own goal.
Keputusan itu membuat Messi gagal menambah koleksi hattrick dalam karier profesionalnya.
Seandainya gol tersebut disahkan, Messi akan mengoleksi hattrick ke-61 sepanjang kariernya. Namun karena dianulir, jumlah hattrick La Pulga tetap tertahan di angka 60.
Situasi ini juga membuat Messi masih tertinggal enam trigol atau 6 hattrick dari rival abadinya, Cristiano Ronaldo.
Dilansir Goal, CR7 yang saat ini membela Al Nassr, kini memimpin daftar pemain dengan hattrick terbanyak sepanjang sejarah sepak bola dengan 66 hattrick.
Meski gagal mencetak hattrick, performa Messi tetap luar biasa.
Selain dua gol, La Pulga juga menyumbang assist untuk Mateo Silvetti dalam kemenangan Inter MIami kali ini.
Total, pemain berusia 38 tahun itu kini sudah mengoleksi 11 gol dan empat assist hanya dari 12 pertandingan MLS musim 2026.
Catatan tersebut membuat Messi kini naik ke posisi kedua daftar top skor MLS 2026.
Ia hanya kalah satu gol dari penyerang Hugo Cuypers milik Chicago Fire yang sudah mencetak 12 gol.
Messi kini sejajar dengan striker Petar Musa dari FC Dallas yang juga mengoleksi 11 gol.
Selain persaingan top skor, kemenangan atas Cincinnati juga sangat penting bagi Inter Miami.
Tambahan tiga poin membuat tim asuhan Guillermo Hoyos naik ke posisi kedua klasemen Wilayah Timur MLS dengan 25 poin dari 13 pertandingan.
Inter Miami kini terus menempel ketat Nashville SC yang masih memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin dan satu laga lebih sedikit.
Ketajaman Messi menjadi modal penting bagi Inter Miami untuk menjaga persaingan perebutan gelar MLS musim ini.
Di tengah usia yang tidak lagi muda, Messi tetap menunjukkan kualitas sebagai pembeda. Bahkan menjelang Piala Dunia 2026 bersama Argentina, performanya masih sangat konsisten di level klub.
Secara keseluruhan, Messi kini telah mencatatkan 909 gol dan 411 assist dari 1.153 pertandingan profesional sepanjang kariernya.
(Tribunnews.com/Tio)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.