BANJARMASINPOST.CO.ID - Persaingan ketat PSS Sleman, Persipura Jayapura dan Barito Putera di Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 telah berakhir.
Dari tiga tim papan atas di Grup 2 atau wilayah Timur itu, hanya PSS Sleman yang berhasil promosi ke Liga 1 atau Super League musim 2026-2027 mendatang.
PSS naik kasta dengan predikat juara grup putaran penyisihan sekaligus runner up pada perebutan trofi juara.
Di final, tim berjulukan Super Elang Jawa (Elja) kalah adu penalti lawan Garudayaksa FC dengan skor 3-4 (2-2), Sabtu malam 9 Mei 2026 di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Baca juga: Bek Barito Putera Renan Alves Mudik ke Brasil, Fans dari Kedah Rindu, Clue Kembali ke Liga Malaysia?
Sebelumnya, Persipura harus menelan pil pahit, gagal rebut tiket terakhir ke Liga 1 usai kalah 0-1 di tangan Adhyaksa FC Banten, Jumat sore, 8 Mei 2026.
Masa depan tim berjulukan Mutiara Hitam itu makin suram, karena mereka terancam sanksi berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat ulah suporter yang membakar fasilitas Stadion Lukas Enembe dan puluhan motor dan mobil..
Sedangkan Barito Putera yang sempat diunggulkan di awal kompetisi, justru tersingkir lebih dulu.
Skuat yang ditangani pelatih kawankan Stefano Cugurra atau Coach Teco itu, hanya tempati peringkat ketiga klasemen akhir grup setelah 27 pertandingan.
Sejauh ini, belum ada informasi terbaru terkait pembubaran tim, pemain yang masih terikat kontrak dan sebaliknya.
Yang terjadi enam penggawa Laskar Antasari terbang ke Aceh membela PS Amla 1955 yang bertanding pada ajang bernama Abeh Ubee Abeh BSN Championship 2026.
Mereka adalah si kembar Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi, Yuswanto Aditya, Iqbal Gwijangge, Pramoedya Putra dan M Hargianto.
Event yang masuk kategori antarkampung (tarkam) itu melibatkan 16 klub di Bumi Serambi Makkah. Berlangsung pada 8-24 Mei 2026.
Pertandingan digelar di Stadion Dimurthala, Aceh, tiap malam selepas waktu saat isya.
Penyelenggara sediakan hadiah uang total Rp 175 juta bagi pemenang.
Rinciannya, Juara I akan membawa pulang Rp 80 juta, Juara II Rp 50 juta.
Kemudian Juara III dan Juara IV masing-masing mendapatkan Rp 15 juta.
Selain itu, ada penghargaan Pemain Terbaik, Pemain Muda Terbaik, Top Skorer, Kiper Terbaik dan Pelatih Terbaik yang masing-masing akan mendapatkan Rp 3 juta.
Meski hadiah uang bagi pemenang terbilang tak seberapa, tapi turnamen ini begitu bergengsi.
Karena itu, beberapa tim nekat mengontrak pemain level Liga 2.
Setelah PS Amla 1955, kini ada Derre FC memboyong sejumlah pemain bintang dari klub ternama.
Pertama, Ikram Al Giffari, kiper FC Bekasi City yang dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik (Best Young Player) Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2025/2026
Kemudian Dimas Sukarno (Kendal Tornado FC), Saiful Djoge (PSS Sleman), Bima Ragil (Persipura), serta Kelly Sroyer (Persipura) dan Terens Puhiri (PSS).
Sedangkan slot pemain asing diisi Omid Popalzay (Afganistan) dan Matheus Silva (Brasil).
Kehadiran para super star Liga 2 ini membuat Abeh Ubee Abeh BSN Championship 2026 jadi sorotan berbagai kalangan.
Hal itu secara tidak langsung menaikkan kelas dan gengsi ajang ini.
(Banjarmasinpost.co.id/Mulyadi Danu Saputra)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.