TRIBUNJATIM.COM – Tim nasional sepak bola Meksiko kembali menjadi sorotan menjelang Piala Dunia 2026.
Berstatus sebagai tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada, El Tri datang dengan misi besar memecahkan kutukan lama sekaligus mengukir sejarah baru di depan pendukung sendiri.
Piala Dunia 2026 menjadi momen spesial bagi Meksiko, karena menjadi negara pertama dalam sejarah yang tiga kali menjadi tuan rumah Piala Dunia setelah sebelumnya menggelar edisi 1970 dan 1986.
Dengan pengalaman panjang di sepak bola dunia serta dukungan publik, Meksiko berharap mampu melampaui pencapaian terbaik mereka yang selama ini mentok di babak perempat final.
Sejarah Panjang Timnas Meksiko
Tim nasional sepak bola Meksiko berada di bawah Federacion Mexicana de Futbol (FMF) dan tergabung dalam Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF).
Sepak bola di Meksiko mulai berkembang pada awal abad ke-20 berkat pengaruh imigran Eropa, terutama dari Inggris dan Spanyol.
Diketahui, pertandingan internasional pertama Meksiko berlangsung melawan Guatemala dan berakhir kemenangan dengan skor 3-2.
Federasi sepak bola resmi Meksiko dibentuk pada 1927.
Setahun kemudian, Timnas Meksiko yang dikenal dengan julukan El Tri ini tampil di Olimpiade Musim Panas 1928 sebelum akhirnya ikut serta dalam Piala Dunia perdana pada 1930 di Uruguay.
Dalam turnamen tersebut, Juan Carreño mencatat sejarah sebagai pencetak gol pertama Meksiko di ajang Piala Dunia saat Timnas Meksiko menghadapi Prancis meski akhirnya kalah 1-4.
Baca juga: Profil Timnas Irak, Comeback Bersejarah Singa Mesopotamia Setelah Absen 40 Tahun di Piala Dunia
Langganan Piala Dunia dan Raja CONCACAF
Meksiko merupakan salah satu tim paling konsisten di kawasan CONCACAF.
Dilansir dari FIFA.com, Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan ke-18 El Tri sepanjang sejarah.
Mereka tercatat tampil di edisi 1930, 1950, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1978, 1986, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, hingga 2026.
Piala Dunia 2026 juga akan menjadi momen bersejarah karena Meksiko resmi menjadi negara pertama yang tiga kali menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA setelah sebelumnya menggelar edisi 1970 dan 1986.
Menariknya, kedua edisi tersebut sekaligus menjadi pencapaian terbaik El Tri di Piala Dunia.
Pada 1970, Meksiko sukses melangkah hingga perempat final sebelum kalah 1-4 dari Italia.
Sementara pada edisi 1986, mereka kembali mencapai delapan besar sebelum tersingkir lewat adu penalti melawan Jerman Barat.
Selain itu, El Tri dikenal sebagai raksasa kawasan CONCACAF dengan koleksi 13 gelar Piala Emas CONCACAF.
Baca juga: Profil Timnas Kanada di Piala Dunia 2026, Les Rouges Bidik Sejarah Baru di Rumah Sendiri
Ambisi Putus Kutukan “Quinto Partido”
Namun, dalam beberapa dekade terakhir, Meksiko juga identik dengan “kutukan babak 16 besar”.
Dikutip dari bolasport.com, sejak 1994 hingga 2018, Meksiko selalu terhenti di fase 16 besar.
Bahkan pada Piala Dunia 2022 di Qatar, El Tri gagal lolos dari fase grup untuk pertama kalinya sejak 1978.
Situasi tersebut melahirkan istilah populer di kalangan publik Meksiko, yakni “Quinto Partido” atau pertandingan kelima.
Istilah tersebut menggambarkan ambisi Meksiko untuk melangkah lebih jauh dari sekadar babak 16 besar dan akhirnya menembus fase-fase akhir Piala Dunia.
Mengingat prestasi terbaik Meksiko di Piala Dunia sejauh ini adalah mencapai babak perempat final, saat menjadi tuan rumah pada edisi 1970 dan 1986.
Karena itu, status tuan rumah pada Piala Dunia 2026 dianggap sebagai kesempatan emas untuk menghapus kutukan tersebut.
Dengan format baru Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim, peluang El Tri untuk melaju lebih jauh dinilai semakin terbuka.
Sehingga, Piala Dunia 2026 menjadi momentum terbaik bagi El Tri untuk keluar dari label “kuda hitam” dan naik level sebagai kandidat serius di turnamen dunia.
Sementara bagi masyarakat Meksiko, Piala Dunia 2026 bukan hanya soal bermain di kandang sendiri, tetapi juga kesempatan besar untuk mencetak sejarah baru dengan lolos ke semifinal atau bahkan melangkah lebih jauh lagi.
Baca juga: Profil Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026, Konsistensi Tinggi Vatreni Jadi Ancaman Setiap Lawan
Javier Aguirre Kembali Memimpin El Tri
Timnas Meksiko kini kembali ditangani pelatih berpengalaman Javier Aguirre.
Ini menjadi periode ketiga Aguirre menangani El Tri setelah sebelumnya memimpin pada Piala Dunia 2002 dan 2010.
Pelatih yang dijuluki “El Vasco” tersebut dikenal sebagai sosok yang menekankan disiplin, organisasi permainan, dan mental bertanding yang kuat.
Dalam menjalankan tugasnya, Aguirre didampingi legenda hidup Meksiko, Rafael Marquez, yang kini menjabat sebagai asisten pelatih.
Mantan bek Barcelona tersebut memegang rekor penampilan terbanyak Meksiko di Piala Dunia dengan total 19 pertandingan dalam lima edisi turnamen.
Kehadiran Marquez juga dinilai penting sebagai bagian dari regenerasi kepelatihan timnas Meksiko.
Bahkan, ia juga diproyeksikan menjadi penerus Aguirre untuk Piala Dunia 2030 mendatang.
Baca juga: Profil Timnas Maroko, Modal Semifinalis Piala Dunia 2022 Kini Singa Atlas Siap Mengaum Lebih Keras
Generasi Baru dan Pemain Bintang
Meksiko memiliki banyak nama besar dalam sejarah sepak bola dunia, khususnya di ajang Piala Dunia.
Luis Hernandez dan Javier “Chicharito” Hernandez tercatat sebagai top skor Meksiko di Piala Dunia dengan masing-masing koleksi empat gol.
Luis Hernandez tampil tajam pada Piala Dunia 1998, sementara Chicharito sukses mencetak gol dalam tiga edisi Piala Dunia berbeda dan juga menjadi top skor sepanjang masa timnas Meksiko dengan 52 gol.
Selain itu, Rafael Marquez tetap dikenang sebagai salah satu ikon terbesar El Tri berkat kiprahnya di lima edisi Piala Dunia.
Memasuki Piala Dunia 2026, Meksiko masih diperkuat sejumlah pemain berpengalaman seperti Raul Jimenez dan Guillermo Ochoa yang menjadi tulang punggung tim.
Di sisi lain, muncul generasi baru yang mulai mencuri perhatian, salah satunya Armando “La Hormiga” Gonzalez.
Striker muda Chivas Guadalajara tersebut tampil impresif dan mulai disebut sebagai calon bintang baru Meksiko.
Banyak pihak menilai Gonzalez memiliki insting gol yang mengingatkan pada Javier “Chicharito” Hernandez, sehingga ia disebut-sebut sebagai calon penerus lini depan El Tri di masa depan.
Baca juga: Profil Timnas Australia di Piala Dunia 2026, Misi Socceroos Ukir Sejarah Baru Naik Level
Estadio Azteca dan Dukungan Suporter
Salah satu kekuatan terbesar Meksiko adalah dukungan penuh dari suporternya.
Atmosfer tersebut selalu menjadi energi tambahan bagi El Tri saat tampil di kandang sendiri.
Selain itu, Estadio Azteca di Mexico City atau yang dijuluki “El Coloso de Santa Ursula” menjadi simbol sepak bola Meksiko sekaligus salah satu stadion paling ikonik di dunia.
Stadion yang dibangun pada 1966 tersebut merupakan stadion terbesar di Meksiko dengan kapasitas sekitar 87 ribu penonton.
Estadio Azteca juga menjadi kandang utama timnas Meksiko sekaligus markas klub raksasa Club America.
Stadion legendaris ini memiliki sejarah besar dalam sepak bola dunia karena pernah menjadi venue final Piala Dunia 1970 dan 1986.
Bahkan, Azteca menyimpan banyak momen bersejarah yang membuatnya dikenal sebagai salah satu stadion paling ikonik di dunia.
Pada Piala Dunia 2026 nanti, Estadio Azteca kembali dipastikan menjadi panggung utama, termasuk untuk laga pembuka pada 11 Juni 2026 mendatang.
Dengan atmosfer suporter yang luar biasa, dukungan publik Meksiko diyakini kembali menjadi salah satu senjata utama El Tri untuk bersaing di Piala Dunia 2026.
Baca juga: Profil Timnas Yordania, Debut Bersejarah Generasi Emas Al-Nashama Siap Kejutkan Piala Dunia 2026
Jadwal Meksiko di Piala Dunia 2026
Dalam Piala Dunia FIFA 2026, Timnas Meksiko tergabung di Grup A bersama Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Republik Ceko.
Berikut jadwal pertandingan El Tri di fase grup:
Grup tersebut dinilai cukup kompetitif, tetapi Meksiko diprediksi memiliki peluang besar untuk lolos ke fase gugur.
Baca juga: Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Der Panzer Si Raja Fase Gugur yang Ingin Bangkit
Siap Menulis Sejarah Baru
Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan emas bagi Meksiko untuk keluar dari bayang-bayang tim kuda hitam.
Dengan pengalaman panjang, dukungan publik sendiri, pelatih berpengalaman, serta perpaduan pemain senior dan generasi muda, El Tri memiliki modal kuat untuk melangkah jauh.
Kini, harapan publik Meksiko hanya satu: melihat tim kesayangan mereka akhirnya mampu melampaui kutukan lama dan menciptakan sejarah terbesar di rumah sendiri.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.