TRIBUNSTYLE.COM - Dugaan penganiayaan yang menyeret nama mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina alias Erin, masih terus bergulir.
Erin sebelumnya dilaporkan oleh mantan ART-nya, Herawati, ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 29 April 2026.
Laporan tersebut dibuat setelah Herawati mengaku mengalami sejumlah tindakan kekerasan selama bekerja.
Dalam keterangannya, Herawati menuturkan pengalaman yang mengejutkan.
Ia mengklaim pernah dipukul di bagian kepala menggunakan sapu lidi dalam sebuah kejadian yang disebut terjadi di lingkungan rumah tempatnya bekerja.
Tidak hanya itu, Herawati juga menyebut adanya tindakan lain yakni pernah ditendang di bagian kepala hingga mengalami perlakuan kasar yang membuatnya merasa tertekan.
Bahkan, ponselnya juga sempat dibanting hingga rusak.
Rangkaian tuduhan tersebut kemudian menjadi dasar laporan yang kini tengah diproses pihak berwajib.
Baca juga: Curhat Pilu Suami dari ART Baru Erin, Tak Bisa Hubungi Istri, Ternyata HP Disita eks Andre Taulany
Rahmat mengaku sebagai suami dari Nur Rohma, ART baru yang disebut-sebut bekerja di rumah Erin setelah kasus Herawati mencuat.
Dengan wajah penuh kekhawatiran, Rahmat menyampaikan keluhannya bahwa sang istri sudah tidak bisa dihubungi selama sekitar tiga minggu.
Apalagi, setelah kasus dugaan penganiayaan Erin terhadap Hera mencuat, Nur tak lagi bisa diajak berkomunikasi.
Menanggapi kemunculan suaminya, Nur yang ditemui awak media di rumah Erin membenarkan HPnya ditahan oleh sang majikan.
Disinggung alasan penahanan HPnya, Nur mengurai alasannya.
Namun, kepada Nur, Erin berjanji akan mengembalikan HPnya.
"Jadi ditahan, tapi nanti katanya mau dikembalikan kok," sambung Nur.
Terkait kemunculan sang suami, Nur menduga suami dan keluarganya panik.
Disinggung kondisinya, Nur mengaku baik-baik saja.
"Iya baik-baik saja. Yang punya masalah kan Ibu sama Mbak Hera. Kalau saya aman-aman aja di sini," jelas Nur.
Berbeda dengan keterangan Nur, Rahmat menyebut istrinya curhat tak betah bekerja di rumah Erin.
"Saya dari kampung tuh hari Jumat, sempat ke rumah Pak RT nyari nanya-nanya. Soalnya takut kan kalo enggak lapor, takut kenapa-kenapa," tuturnya, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Rabu (20/5/2026).
"Habis dari situ saya terus ke rumahnya Bu Erin. Nah, ketemu satpam bilang mau ketemu, saya suaminya Nur. Mau ketemu Bu Erin atau istri saya bisa enggak. Oh, bisa katanya. Nah, tiba-tiba istri saya keluar," kenang Rahmat.
Lewat pertemuan langsungnya dengan istrinya itu, Rahmat mengurai curahan hati Nur.
"Istri saya itu mau pulang, enggak betah, takut, was-was, trauma," beber Rahmat mulai menangis.
"Kalau misalkan dia enggak boleh pulang, dia mau kabur, dia takut. Itu yang saya takutin, takut kabur Bang," seloroh Rahmat lagi.
Rahmat menceritakan, Nur menjadi satu-satunya ART Erin yang kini tersisa.
"Informasi dari istri yang kemarin itu pokoknya enggak betah, pengin pulang karena yang lain udah pada pulang. Katanya tinggal dia sendiri sekarang," jelasnya.
Adapun penyebab Nur tak bisa dihubungi selama tiga minggu karena ponselnya ditahan Erin.
"Bilangnya memang HP ditahan. Alasannya enggak tahu, istri saya enggak bilang. Makanya saya cuma bilang, kalau HP sudah dikasih nanti kabarin. Udah gitu aja," tukasnya.
Baca juga: Terseret Dugaan Aniaya ART, Erin eks Andre Taulany Curhat Jalani Hari-Hari Berat Jadi Single Parent
Sebelumnya, Erin membantah semua tuduhan yang dilayangkan Herawati kepadanya, termasuk tuduhan menahan barang-barang dan HP ART.
"Enggak ada, enggak ada yang saya tahan. Saya nggak pegang, yang pegang security," kata Erin, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (9/5/2026).
Di kesempatan itu, Erin menegaskan siap membantah semua tuduhan Herawati di hadapan penyidik nanti.
"Siap banget. 100 persen percaya diri," tegasnya.
Kendati berseteru, pihaknya menampik ada dendam dengan para ART-nya.
"Enggaklah," sahutnya sembari berlalu.
Sementara itu, kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga turut memastikan akan mencari siapa yang menyuruh ART itu untuk melaporkan kliennya.
"Nanti di belakangnya ini pasti kita akan kejar juga. Nanti akan kita tanya siapa yang nyuruh ART. Misal nanti ART bilang yang nyuruh penyalur, kita kejar penyalur yang suruh siapa. Kan gitu," terang Sunan.
"Jadi kita enggak mau buru-buru selesai kasus hukum ini. Kami akan melakukan semua upaya-upaya hukum, kita akan kejar supaya terbuka semua," ucap ayah dua anak itu.
(Tribunnews.com/ Salma)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.