BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemilik rumah dua lantai yang miring di Jalan Gerilya Kampung Peradaban, RT 19, Banjarmasin Selatan mengaku sudah menyadari adanya masalah pada bangunan. Namun tak terlintas bila rumah akan miring parah dan nyaris roboh.
"Ouh tidak ada firasat mau roboh itu tidak ada," kata Badur pemilik rumah. Ada pang sudah rencana memanggil tukang, karena terasa bebunyi-bunyi. Tapi belum sempat ada tukang sudah miring duluan,” ujar Badur, pemilik rumah.
Badur mengaku kerap mendengar suara dari dalam rumah sebelum insiden terjadi. Rumah tersebut diketahui telah berdiri selama 10 tahun.
Badur tak menyangka rumah yang selama ini aman bahkan pernah digunakan untuk acara dengan banyak tamu, kini nyaris roboh.
“10 tahun sudah ini, aman-aman aja padahal. Kita kada mengira juga,” tambahnya.
Baca juga: Niat Puasa Tarwiyah 1447 Hijriah 25 Mei 2026, Buya Yahya Ingatkan Sunah Jelang Idul Adha
Kini pemilik rumah berencana membongkar bangunan rumahnya. Disebutkan pula, pihak BPBD sempat datang untuk melakukan pendataan sesaat setelah kejadian.
“Ada ae kemarin BPBD pina mendata aja abis itu bulikan buhannya. Kalau ae dibantukah apa. Semalam ada pang sudah pihak kelurahan juga mengetahui siapa tahu kawa meminimalisir ongkos bongkarnya kah,” kata Badur.
Bangunan tersebut berdiri tak jauh dari jalan utama Gerilya yang kerap dilalui kendaraan besar. Getaran dari mobil dan truk disebut warga sekitar sering membuat bangunan bergoyang.
“Apa lagi kalau truk molen yang lewat, itu goyang banar,” ujar Ridwan, warga sekitar. (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.