TRIBUNSUMSEL.COM -- Memasuki bulan Dzulhijjah, terdapat salah satu amalan saleh yang memiliki keutamaan luar biasa sebelum Lebaran Idul Adha dilaksanakan.

Amalan tersebut adalah melaksanakan Puasa Arafah.

Adapun sebelum melangsungkan Puasa Arafah, seorang muslim diharapkan dapat bersuci terlebih dahulu dari hadast besar maupun hadast kecil dengan cara mandi wajib atau mandi keramas atau mandi besar.

Meskipun tidak ada bacaan khusus saat akan melangsungkan mandi keramas sebelum Puasa Arafah, namun kegiatan ini tetap harus diawali dengan niat.

Berikut ini akan disajikan selengkapnya bacaan Niat Mandi Besar sebelum Puasa Arafah menjelang Lebaran Idul Adha 2026 lengkap dengan tata caranya bisa untuk pria maupun wanita.

____

Bacaan Niat Mandi Besar Sebelum Puasa Arafah Idul Adha 2026.

[Arab:]

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

[Latin:]

Nawaitu Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta'aala.

[Artinya:]

"Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah Ta'aala."

Tata Cara Mandi Keramas atau Mandi Besar Sebelum Puasa Arafah.

Adapun cara mandi wajib atau mandi keramas sebelum melangsungkan puasa sunnah di bulan Dzulhijjah bagi perempuan dan laki-laki hampir tidak memiliki perbedaan. Selengkapnya dibawah ini:

Cara Mandi Wajib Untuk Laki-Laki

1. Mulailah dengan niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar.

2. Ambil air kemudian membasuh tangan sebanyak 3 kali.

3. Bersihkan semua najis atau kotoran yang masih menempel pada tubuh.

4. Berwudhu sebagaimana ketika hendak salat

5. Mengguyur bagian kepala hingga tiga kali

6. Siram anggota badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian siram anggota badan pada bagian kiri sebanyak tiga kali juga.

7. Membasuh rambut dan menyela pangkal kepala dengan cara memasukkan kedua tangan ke air, lalu menggosokkannya ke kulit kepala, dan kemudian menyiram kepala tiga kali.

8. Gosok bagian tubuh sebanyak tiga kali, baik pada bagian depan, belakang, atau menyela rambut serta jenggot.

9. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air, dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.

Sementara itu untuk wanita, terdapat perbedaan mandi wajib setelah haid dan junub. Jika dikarenakan junub, wanita bisa menggunakan cara mandi wajib pria.

Cara Mandi Wajib untuk Perempuan

1. Niat

2. Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan tersebut dimasukkan dalam bejana atau sebelum mandi.

3. Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.

4. Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah (atau lantai) atau dengan menggunakan sabun.

5. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak shalat.

6. Menyiramkan air ke atas kepalanya tiga kali.

7. Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut atau kulit kepala dengan menggosok-gosokkannya dan menyela-nyelanya (Tidak wajib bagi wanita untuk mengurai ikatan rambutnya).

8. Mengguyur air ke seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.

Demikian sajian selengkapnya terkait doa niat dan tata cara mandi keramas/wajib sebelum puasa sunnah dibulan dzulhijjah lengkap.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.