TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Sejumlah daerah di Indonesia mulai merasakan suhu udara yang lebih dingin dibandingkan biasanya, terutama pada malam hingga pagi hari. 

Bahkan di beberapa wilayah dataran tinggi, suhu udara dilaporkan turun hingga mencapai belasan derajat Celsius dan membuat udara terasa lebih menusuk.

Fenomena cuaca ini dikenal masyarakat dengan istilah bediding atau bedhidhing. Istilah tersebut berasal dari Bahasa Jawa yang menggambarkan kondisi udara dingin yang muncul saat musim kemarau berlangsung.

Masyarakat di berbagai daerah umumnya mulai merasakan hawa dingin yang lebih kuat, terutama ketika memasuki tengah malam hingga menjelang matahari terbit. 

Kondisi ini menjadi fenomena tahunan yang sering terjadi di Indonesia saat musim kemarau mencapai puncaknya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bediding merupakan masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau yang ditandai dengan udara terasa lebih dingin dari biasanya.

Fenomena ini lazim terjadi di sejumlah wilayah seperti Pulau Jawa, Bali, hingga kawasan Nusa Tenggara. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebut bediding berkaitan erat dengan kondisi atmosfer saat musim kemarau, terutama karena minimnya awan dan rendahnya kelembapan udara.

• 7 Fakta Pernikahan Dua Lipa dan Callum Turner yang Jadi Sorotan Dunia

Saat langit cerah tanpa banyak tutupan awan, panas dari permukaan bumi lebih mudah terlepas ke atmosfer pada malam hari. 

Akibatnya, suhu udara turun lebih cepat dan membuat udara terasa jauh lebih dingin, terutama di wilayah pegunungan dan dataran tinggi.

Kapan Fenomena Bediding Terjadi pada 2026?

Berdasarkan prediksi musim kemarau 2026 dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, proses masuknya musim kemarau berlangsung secara bertahap sejak Mei 2026.

Pada Mei 2026, sekitar 184 Zona Musim atau sekitar 26,3 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau. 

Wilayah tersebut meliputi Aceh bagian utara, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian besar Pulau Jawa, hingga sebagian Papua Selatan.

Memasuki Juni 2026, jumlah wilayah yang mengalami musim kemarau kembali bertambah menjadi 163 Zona Musim. Sementara sekitar 63 Zona Musim lainnya diperkirakan mulai memasuki kemarau pada Juli 2026.

Puncak musim kemarau sendiri diprediksi mulai terjadi sejak Juli dan semakin meluas pada Agustus 2026. 

Pada periode inilah fenomena bediding biasanya terasa paling kuat, terutama pada malam hari hingga dini hari.

Secara umum, mayoritas wilayah Indonesia diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada Agustus 2026 dengan cakupan sekitar 61,4 persen atau 429 Zona Musim.

Wilayah yang Diprediksi Mengalami Puncak Kemarau 2026

Juli 2026

Sebanyak 88 Zona Musim atau sekitar 12,6 persen wilayah Indonesia diperkirakan mengalami puncak musim kemarau pada Juli 2026, meliputi:

Sebagian wilayah Sumatera
Sebagian kecil Pulau Jawa
Sebagian kecil Nusa Tenggara
Kalimantan bagian tengah dan utara
Sulawesi Barat bagian utara
Sulawesi Tengah bagian barat
Sulawesi Utara bagian barat
Sebagian kecil Maluku
Papua Barat bagian tengah
Papua bagian timur

Agustus 2026

Sebanyak 429 Zona Musim atau sekitar 61,4 persen wilayah Indonesia diprediksi mencapai puncak musim kemarau pada Agustus 2026, meliputi:

Sumatera bagian tengah dan selatan
Jawa bagian tengah hingga timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Sebagian Nusa Tenggara Timur
Sebagian besar Kalimantan
Sebagian besar Sulawesi
Sebagian Maluku
Maluku Utara
Sebagian Pulau Papua

• Apa Itu Lipstick Effect? Fenomena Mal dan Kafe Tetap Ramai Saat Ekonomi Sulit

September 2026

Sementara itu, sebanyak 100 Zona Musim atau sekitar 14,3 persen wilayah Indonesia diperkirakan mengalami puncak kemarau pada September 2026, di antaranya:

Sebagian wilayah Lampung
Sebagian kecil Jawa
Sebagian besar Nusa Tenggara Timur
Sulawesi bagian utara dan timur
Sebagian besar Maluku Utara
Sebagian Maluku
Sebagian kecil Pulau Papua

Fenomena bediding diperkirakan masih akan berlangsung hingga awal September di beberapa daerah. Karena itu, masyarakat diimbau menjaga kondisi tubuh, terutama saat beraktivitas pada malam dan pagi hari ketika suhu udara terasa lebih dingin dari biasanya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.