Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Wisata Kawah Putih Ciwidey di Kabupaten Bandung terus menjadi primadona bagi wisatawan domestik maupun mancanegara berkat pesona danau vulkanik hijau toska yang eksotis.

Destinasi yang dikelola oleh Perhutani ini mencatatkan kenaikan jumlah pengunjung yang signifikan sepanjang musim liburan tahun 2026.

Selain menyuguhkan udara sejuk pegunungan setinggi 2.194 meter di atas permukaan laut (mdpl), objek wisata ini terus memanjakan pengunjung lewat berbagai peningkatan fasilitas dan infrastruktur demi menjamin keamanan serta kenyamanan.

Daya tarik ini menjadikan Kawah Putih sebagai salah satu tujuan wisata favorit wisatawan.

Tercatat, ribuan pengunjung wisawatan tercatat memadati objek wisata Kawah Putih Ciwidey, Kabupaten Bandung selama periode libur panjang Iduladha 2026. 

Berdasarkan data pengelola, secara keseluruhan jumlah kunjungan mencapai 17.643 orang.

Jumlah itu dihitung selama periode liburan, sejak Rabu (27/5/2026) hingga Minggu (31/5/2026).

Pengelola Kawah Putih, Budi Kamaludin mengungkapakan, antusiasme masyarakat selama libur panjang cukup tinggi, terutama pada Minggu yang menjadi hari dengan jumlah pengunjung terbanyak.

"Long Weekend (Minggu kemarin) di Kawah Putih, Alhamdulillah pengunjung banyak. Puncaknya di hari Minggu," ujarnya saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (3/6/2026).

Tercatat, jumlah wisatawan pada Rabu (27/5) mencapai 1.884 orang. Pada Kamis (28/5), angka tersebut naik menjadi 2.931.

Kemudian di hari Jumat (29/5), kunjungan wisata ke Kawah Putih tercatat 2.061 wisatawan.

Sedangkan di hari Sabtu (30/5) dan Minggu (31/5), angka kunjungan melesat signifikan.

Pada hari Sabtunya, mengalami peningkatan menjadi 4.212 orang dan Minggu menjadi hari tersibuk dengan total 6.555 wisatawan.

"Iya jadi Minggu juga sudah macet ke Jalan Provinsi. Alhamdulillah akibat ketertarikan pengunjung terhadap kawah putih, situasi kemacetan dapat teratasi," katanya.

Budi mengatakan bahwa angka kunjungan itu menunjukkan peningkatan cukup besar dibandingkan kondisi normal.

Pasalnya, dibhari biasa jumlah wisatawan, umumnya tidak mencapai seribu orang per hari.

"Iya ini mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Kalau lihat dari data yang mungkin ada peningkatan sekitar 135 persen," ucapnya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan, pengunjung didominasi banyak berasal dari luar kawasan Bandung Raya.

Meskipun begitu, wisatawan domestik dari Indonesia lebih tinggi dari pelancong mancanegara.

"Kalau dilihat pengunjung kemarin-kemarin itu persentase mancanegara dan warga negara Indonesia berbanding 60-40 persen. Jadi 60 persen warga Indonesia, 40 persen warga asing," ujarnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.