Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MADINAH – Tim Pemantauan dan Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melakukan pemantauan langsung terhadap proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah, Arab Saudi, Selasa (16/6/2026).
Wakil Ketua Tim 2 Pemantauan dan Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI, Diaz Ismaya Abadi, mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh layanan kepulangan jemaah berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Menurut Diaz, hari pertama fase pemulangan gelombang kedua menjadi fokus pengawasan tim untuk melihat langsung kesiapan petugas dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada jemaah.
"Kami dari tim pemantauan inspektorat kementerian haji dan umrah saat ini memang sedang melakukan pemantauan khususnya di bandara terhadap jemaah yang melakukan kepulangan ke Tanah Air pada gelombang kedua," ujarnya.
Baca juga: Jemaah Haji Tinggalkan Madinah, Haru Tanah Suci dan Rindu Keluarga
Dia menjelaskan tim terlebih dahulu melakukan pemantauan di kantor Daerah Kerja (Daker) Bandara sebelum melanjutkan peninjauan ke Paviliun 5 Bandara Madinah yang menjadi lokasi pelayanan jemaah.
Dari hasil pemantauan sementara, Diaz menilai seluruh petugas Daker Bandara telah bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.
"Sampai dengan saat ini pemantauan kami, petugas yang di Daker Bandara cukup maksimal, artinya semua jemaah sudah terlayani," katanya.
Dia menyebut seluruh tugas yang menjadi tanggung jawab masing-masing pos pelayanan telah dijalankan dengan baik oleh petugas.
"Semua pekerjaan yang sudah dilakukan oleh teman-teman di bandara sudah dikerjakan oleh pos-pos masing-masing dan insya Allah jemaah mendapatkan layanan terbaik," lanjutnya.
Tim pengawas juga meninjau proses pendorongan atau keberangkatan jemaah dari hotel-hotel di Madinah menuju bandara.
Hasil pemantauan menunjukkan proses keberangkatan jemaah dari hotel menuju bandara berlangsung lancar dan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
"Kita melihat sebenarnya sejak pendorongan jemaah dari hotel di Madinah, jadi pendorongan berjalan lancar sesuai jadwalnya, tidak ada kendala apa pun," ujarnya.
Baca juga: Buah Pengawasan Ketat Kemenhaj, Tidak Ditemukan Jemaah Haji Khusus Gunakan Visa Nonprosedural
Dia mengatakan setibanya di bandara, seluruh jemaah juga telah mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan masing-masing.
Selain itu, beberapa kelompok terbang atau kloter tercatat telah berhasil diterbangkan menuju Tanah Air tanpa hambatan berarti.
Tim pengawas turut memberi perhatian khusus terhadap layanan bagi jemaah lanjut usia atau lansia yang menjadi kelompok prioritas selama proses pemulangan.
Diaz mengungkapkan petugas Daker Bandara telah memberikan pendampingan kepada jemaah lansia dengan menyediakan kursi roda dan layanan mobil golf atau golf car.
"Aspek seperti layanan lansia, kami melihat dibantu oleh petugas-petugas di Daker Bandara dengan kursi roda, menggunakan golf car untuk diprioritaskan," katanya.
Meski demikian, tim pengawas tetap memberikan sejumlah catatan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan pada hari-hari berikutnya.
Salah satu rekomendasi yang diberikan adalah penambahan unit golf car untuk mempercepat mobilitas jemaah lansia dan jemaah berkebutuhan khusus di area bandara.
Selain itu, tim juga menyarankan agar jumlah petugas yang menangani layanan lansia dapat ditambah untuk mengoptimalkan pendampingan selama proses kepulangan jemaah ke Indonesia.
"Golf car dibanyakin lagi, petugas lansianya diperbanyak," tutup Diaz.(hasim arfah/mch 2026)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.