Philadelphia, Amerika Serikat (ANTARA) - Kapten tim nasional (timnas) Prancis Kylian Mbappe memilih untuk fokus membawa skuadnya lolos ke 32 besar daripada merayakan laga ke-100nya bersama Les Blues.

Mbappe akan mencatatkan penampilan ke-100 untuk Prancis saat menghadapi Irak dalam pertandingan Grup I Piala Dunia FIFA pada Senin (22/6) waktu Amerika Serikat. Bagi Prancis, kemenangan atas Irak akan mengamankan tempat mereka di babak gugur.

"Yang benar-benar penting adalah besarnya arti pertandingan ini dan apa yang dipertaruhkan. Kami butuh kemenangan untuk lolos," ujar penyerang berusia 27 tahun itu pada konferensi pers prapertandingan Prancis di Philadelphia, Amerika Serikat, Minggu (21/6).

Momentum pertandingan ke-100 tersebut akan datang kurang dari sepekan setelah pemain berusia 27 tahun itu menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Prancis.

Mbappe mencetak dua gol dalam kemenangan 3-1 Prancis atas Senegal di laga pembuka Prancis di turnamen tersebut pada 16 Juni, sehingga koleksi gol internasionalnya menjadi 58 gol dan melampaui rekor pencetak gol terbanyak timnas Prancis sebelumnya yang dipegang Olivier Giroud dengan 57 gol.





"Tidak ada yang lebih besar daripada timnas. Angka 100 itu bersejarah. Terlebih lagi jika dicapai di Piala Dunia," kata Mbappe.

Pemain klub Real Madrid itu debut di timnas Prancis pada 2017 saat berusia 18 tahun dan akan menjadi pemain Prancis ke-10 yang mencapai 100 penampilan internasional. Saat ini dia telah mencetak 58 gol dalam 99 pertandingan untuk negaranya.

Mbappe menyumbang empat gol saat Prancis menjuarai Piala Dunia FIFA 2018 di Rusia dan kemudian mencetak delapan gol tambahan pada Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar, di mana dia menjadi pencetak gol terbanyak pada turnamen tersebut.

Dua gol yang dicetaknya saat melawan Senegal menambah total golnya di Piala Dunia menjadi 14 gol, menyamai catatan legenda Jerman Gerd Muller dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia.

Hanya Lionel Messi dan Miroslav Klose, dengan masing-masing 16 gol, serta pemain Brasil Ronaldo dengan 15 gol, yang mencetak gol lebih banyak dari Mbappe dalam sejarah turnamen tersebut.