TRIBUN-MEDAN.com - Viral seorang wanita panik karena ibunya tiba-tiba menghilang setelah berkunjung ke rumahnya.

Kekhawatiran itu berubah menjadi ketakutan ketika ia menerima sebuah pesan misterius yang berisi peringatan untuk menjaga suami dan anak-anaknya.

Dilansir dari Sanook, Selasa (23/6/2026) kejadian ini dialami seorang wanita bernama Dart di Vietnam.

Menurut laporan media, sang ibu datang dari kampung halamannya untuk mengunjungi Dart dan keluarganya yang tinggal di kawasan perkotaan.

Selama ini, ibu Dart dikenal sebagai sosok sederhana dan penyayang.

Ia tinggal di pedesaan dan hanya sesekali datang ke kota untuk bertemu anak serta cucunya.

Setiap kali berkunjung, ia selalu membawa hasil kebun, sayuran segar, hingga bahan makanan buatan sendiri.

Sebelum sang ibu menghilang, Dart mengatakan ibunya menelepon dirinya.

Ibunya mengatakan rindu kepada cucunya yang telah lama tak bertemu satu sama lain.

Dart pun meminta ibunya datang dan menginap selama beberapa hari di rumahnya.

Saat pulang bekerja Dart mendapati suasana rumah seperti biasa.

Ibunya sedang memasak di dapur, sementara suaminya duduk menonton televisi.

Mereka makan malam bersama tanpa ada tanda-tanda masalah.

Namun keesokan paginya, Dart terkejut karena ibunya sudah tidak berada di rumah.

Suaminya mengatakan bahwa sang ibu mendadak memiliki urusan penting di kampung halaman.

Lalu ibunya memutuskan pulang lebih awal tanpa sempat meminta izin kepada Dart.

Penjelasan tersebut sempat membuat Dart tenang.

Namun ia mulai khawatir ketika telepon ibunya tidak dapat dihubungi.

Pesan-pesan yang dikirim juga tidak mendapat balasan.

Dart kemudian menghubungi tetangga di kampung halaman ibunya.

Jawaban yang diterima justru membuatnya semakin cemas karena sang ibu ternyata belum kembali ke desa.

Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Dart mulai meminta bantuan orang-orang untuk mencari keberadaan ibunya.

Di tengah kepanikan itu, ia menilai suaminya justru terlihat terlalu santai.

Lalu pada hari kedua setelah sang ibu menghilang, Dart mengaku menerima pesan singkat dari nomor telepon ibunya.

Pesan itu hanya berisi satu kalimat pendek yang membuat Dart semakin panik.

“Jaga suami dan anak-anakmu.”

“Saya mencoba menelepon kembali, namun nomor ibu sudah tidak aktif,” ungkap Dart.

“Saya menunjukkan pesan itu kepada suami, namun ia hanya menanggapinya dengan candaan.”

“Suami saya mengatakan mungkin ada seseorang yang sedang mempermainkan kami.”

Dart memutuskan untuk memeriksa rekaman CCTV rumah untuk menemukan jawaban dari pesan singkat ibunya.

Dalam rekaman itu terlihat ibunya berdiri cukup lama di lorong rumah sebelum pergi.

Di dekat sang ibu, ia melihat keberadaan suaminya yang sedang menerima telepon dari orang lain.

Ibunya segera pergi setelah mendengar percakapan di telepon menantunya.

Beberapa hari kemudian, polisi menghubungi Dart.

Polisi mengabarkan bahwa ibunya telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Saat ini ibunya berada di rumah seorang kerabat yang jaraknya lebih dari 50 kilometer dari lokasi rumahnya.

Saat bertemu kembali, sang ibu langsung memeluk Dart sambil menangis.

Ia bahkan meminta putrinya untuk tidak lagi tinggal bersama suaminya dan mengakhiri pernikahannya.

Menurut pengakuan sang ibu, pada malam sebelum menghilang ia terbangun.

Lalu tanpa sengaja mendengar menantunya sedang berbicara melalui telepon.

Dari percakapan itu, ia merasa dirinya sedang dibicarakan.

“Jangan tinggal bersamanya lagi,” ucap sang ibu.

"Ibu mendengar pria itu menelepon seseorang dengan dingin. Ia mengatakan ‘Wanita tua ini tahu. Saya akan mengurusnya.’”

Karena ketakutan, sang ibu memilih diam-diam meninggalkan rumah pada malam hari.

Pengakuan tersebut membuat Dart semakin bingung.

Ia mulai mengingat berbagai hal tentang kebiasaan suaminya.

“Ia sering meminjam uang saya, menerima panggilan telepon secara sembunyi-sembunyi,” ungkap Dart.

“Bahkan sikapnya berubah drastis ketika mengetahui ibuku akan datang berkunjung.”

“Tetapi kebiasaan ini sebelumnya tidak membuat saya curiga. Saya pikir dia hanya melalui hari-hari yang buruk.”

Kini Dart dihadapkan pada keputusan sulit mengenai masa depan rumah tangganya.

“Saya tidak tahu harus melakukan apa dengan situasi ini. Ada yang menyarankan saya melaporkan kejadian ini kepada polisi.”

“Ada yang menyarankan saya agar menceraikan suami dan membawa anak-anak ke kampung halaman.”

“Tetapi ada juga yang meminta saya untuk tidak mempercayai ibu saya sepenuhnya, mengatakan ibu saya hanya tidak menyukai suami saya.”

(cr19/tribun-medan.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.