WARTAKOTALIVE.COM, TEBET — Ruang publik kembali dipertontonkan oleh aksi arogansi jalanan yang memilukan.
Sebuah video amatir berisi insiden dua pengendara motor di kawasan lampu merah Persojo, Jalan Dr. Saharjo, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, mendadak viral dan memantik kemarahan netizen di media sosial.
Insiden pemukulan terjadi Selasa (30/6/2026) sekira pukul 14.00 WIB ini.
Peristiwa ini menyisakan trauma mendalam bagi seorang anak kecil yang terpaksa menyaksikan langsung sang ayah dihajar di depan matanya sendiri.
Kapolsek Tebet, AKP Ischak, membeberkan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, pertikaian ini melibatkan pengendara motor Honda Scoopy bernomor polisi B 5515 SDY dan motor sport Kawasaki ZX25R bernomor polisi B 4358 UBS.
Baca juga: Modus Cari Pelaku Pemukulan, Tiga Penipu Motor di Bekasi Gasak Kendaraan Korban
"Akibat senggolan tersebut, kedua pengendara terlibat adu mulut yang kemudian berlanjut menjadi aksi saling pukul," ujar AKP Ischak dalam keterangan resminya, Kamis (2/7/2026).
Moge ZX25R Langgar Janji Damai dan Kabur
Aksi baku hantam di tengah terik siang itu sempat membuat urat nadi lalu lintas di kawasan Tebet tersendat parah, sebelum akhirnya dilerai secara paksa oleh warga sekitar.
Guna meredam suasana, kedua belah pihak awalnya mengangguk sepakat untuk menyelesaikan sengketa jalanan ini secara jantan di koridor hukum Polsek Tebet.
Awalnya pengendara moge Kawasaki ZX25R tiba di kantor polisi.
Alih-alih mempertanggungjawabkan perbuatannya, sang biker moge justru langsung tancap gas melarikan diri dari lokasi dan mengangkangi kesepakatan damai yang telah dibuat.
Hanya ada Rizky Saputra, warga Menteng Dalam, Tebet, sang pemilik Honda Scoopy yang tampak tegar melangkah masuk ke dalam Polsek Tebet demi mencari keadilan bagi keluarganya.
Saat peristiwa traumatis itu terjadi, Rizky nyatanya tidak sendiri; ia sedang membonceng istri tercinta dan anaknya yang masih kecil.
"Korban RS datang untuk berkonsultasi mengenai pembuatan laporan polisi. Petugas langsung mengarahkan korban untuk menjalani pemeriksaan visum sebagai bagian mutlak dari proses penyelidikan," jelas Ischak.
Kendati demikian, proses visum terpaksa ditunda sejenak oleh Rizky lantaran prioritas utamanya saat itu adalah menyelamatkan psikologis sang anak.
Ia memilih untuk mengantarkan anak istrinya pulang ke rumah dan menenangkan mereka terlebih dahulu sebelum kembali bertarung di meja hijau.
Jeritan Hati Sang Istri: Anak Kami Ketakutan Setengah Mati!
Di sisi lain, tabir kronologi versi korban mulai terkuak lewat unggahan emosional sang istri di jagat maya.
Berseberangan dengan klaim awal mengenai senggolan, sang istri menegaskan bahwa tidak ada kontak fisik atau tabrakan sama sekali sebelum keributan itu meledak ketika kedua kendaraan sedang berhenti teratur di lampu merah.
Dalam narasi yang menggugah emosi pembaca, sang istri menceritakan betapa mencekamnya situasi saat itu.
Ia harus bertaruh nyawa pasang badan demi melindungi suaminya dari hujan pukulan sang pengendara moge.
Hal yang paling menyayat hatinya adalah kondisi sang buah hati yang langsung menangis histeris dan mengalami syok berat usai menonton kebrutalan di jalanan tersebut.
Pihak berwajib memastikan tidak akan membiarkan pelaku penyerangan ini melenggang bebas.
Saat ini, laporan resmi Rizky telah masuk ke kantong penyidik, dan situasi di TKP dipastikan sudah kondusif.
Polsek Tebet kini tengah mengerahkan tim khusus untuk melacak keberadaan dan mengidentifikasi identitas pengendara Kawasaki ZX25R misterius tersebut untuk segera diseret ke hadapan hukum.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.