TRIBUNBANTEN.COM - Asam urat merupakan salah satu penyakit radang sendi yang dapat menyerang siapa saja.
Kondisi ini terjadi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah sehingga membentuk kristal yang menumpuk di persendian dan memicu nyeri hebat.
Serangan asam urat biasanya datang secara tiba-tiba dan paling sering menyerang sendi jempol kaki. Namun, penyakit ini juga dapat menyerang pergelangan kaki, lutut, tangan, pergelangan tangan, hingga siku.
Selain rasa nyeri yang intens, penderita juga dapat mengalami pembengkakan, kemerahan pada kulit di sekitar sendi, serta sensasi panas yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Resep Herbal dr Zaidul Akbar untuk Redakan Asam Lambung, Cuma Pakai 3 Bahan Dapur
Meski sebagian orang hanya mengalami serangan sekali, tidak sedikit penderita yang mengalami kekambuhan berulang.
Jika tidak dikendalikan dengan baik, asam urat kronis berisiko menyebabkan kerusakan sendi permanen hingga menurunkan kualitas hidup.
Karena itu, perubahan gaya hidup menjadi salah satu langkah penting untuk menekan risiko kambuhnya penyakit ini.
Berikut lima cara mencegah asam urat kambuh yang direkomendasikan berdasarkan berbagai sumber kesehatan.
1. Rutin Berolahraga dan Menjaga Berat Badan Ideal
Kelebihan berat badan menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kadar asam urat dalam tubuh.
Menjaga berat badan tetap ideal melalui aktivitas fisik secara rutin dapat membantu menurunkan kadar asam urat sekaligus mengurangi frekuensi serangan.
Olahraga ringan hingga sedang, seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang, dapat menjadi pilihan untuk menjaga kesehatan sendi tanpa memberikan beban berlebihan.
Selain itu, hindari kebiasaan duduk terlalu lama karena gaya hidup pasif juga dapat memperburuk kondisi metabolisme tubuh.
2. Tidur yang Cukup dan Berkualitas
Banyak orang tidak menyadari bahwa kualitas tidur juga berpengaruh terhadap risiko kambuhnya asam urat.
Gangguan tidur dapat menyebabkan tubuh mengalami kekurangan oksigen sehingga produksi purin meningkat. Purin merupakan zat yang akan diubah menjadi asam urat di dalam tubuh.
Karena itu, usahakan tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam serta segera konsultasikan ke dokter apabila mengalami gangguan tidur, seperti sleep apnea.
3. Minum Obat Sesuai Anjuran Dokter
Bagi penderita asam urat kronis, penggunaan obat penurun kadar asam urat secara rutin menjadi bagian penting dalam pengendalian penyakit.
Salah satu obat yang sering diresepkan dokter adalah allopurinol. Obat ini bekerja membantu menurunkan kadar asam urat sehingga risiko serangan berulang dapat ditekan.
Namun, penggunaan obat harus tetap mengikuti petunjuk dokter. Jangan menghentikan atau mengubah dosis tanpa berkonsultasi terlebih dahulu karena dapat memengaruhi efektivitas pengobatan.
4. Kurangi Minuman Manis dan Soda
Salah satu kebiasaan yang masih sering dilakukan banyak orang adalah mengonsumsi minuman bersoda dan minuman tinggi gula.
Padahal, minuman jenis ini dapat meningkatkan risiko naiknya kadar asam urat sehingga memicu serangan kembali.
Sebaliknya, penderita dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih, sekitar enam hingga delapan gelas per hari atau sesuai kebutuhan tubuh.
Asupan cairan yang cukup membantu ginjal membuang kelebihan asam urat melalui urine sehingga kadar asam urat lebih mudah terkontrol.
Sementara itu, kopi dan teh umumnya tidak terbukti meningkatkan kadar asam urat. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan.
5. Terapkan Pola Makan Rendah Purin
Pola makan menjadi faktor utama dalam mengendalikan kadar asam urat.
Penderita disarankan memperbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, susu rendah lemak, kacang-kacangan, serta makanan berbahan gandum utuh.
Di sisi lain, beberapa makanan tinggi purin sebaiknya dibatasi atau dihindari karena dapat memicu peningkatan kadar asam urat, antara lain:
- Jeroan, seperti hati dan limpa.
- Daging merah serta daging buruan.
- Ikan laut dan aneka kerang.
- Minuman beralkohol, terutama bir.
Mengurangi konsumsi makanan tinggi purin dapat membantu mencegah terbentuknya kristal asam urat di persendian.
Kenali Gejala Asam Urat Sejak Dini
Serangan asam urat umumnya ditandai dengan nyeri hebat yang muncul secara tiba-tiba pada satu sendi, terutama saat malam atau dini hari.
Selain nyeri, gejala lain yang sering muncul meliputi:
- Sendi bengkak.
- Kulit di sekitar sendi tampak kemerahan.
- Sendi terasa panas saat disentuh.
- Sulit menggerakkan sendi yang terkena.
Apabila serangan asam urat terjadi berulang atau semakin berat, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.