BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARBARU - Babak perempat final Piala Dunia 2026 diprediksi akan menghadirkan persaingan yang semakin ketat.
Mantan pemain Timnas Indonesia yang kini menjadi asisten pelatih Barito Putera, Isnan Ali, menilai fase delapan besar merupakan tahap ketika kualitas antar tim sudah sangat berimbang sehingga pertandingan lebih banyak ditentukan oleh detail-detail kecil.
Menurutnya, tidak ada lagi tim yang benar-benar asing satu sama lain pada fase ini.
Setiap peserta telah mengumpulkan banyak informasi mengenai calon lawan sehingga aspek strategi dan kecermatan membaca permainan menjadi faktor yang sangat penting.
"Perempat final menjadi fase yang sangat menarik karena hampir semua tim sudah saling mengenal. Pada tahap ini pertandingan tidak hanya ditentukan kualitas individu pemain, tetapi juga detail-detail kecil yang terjadi selama laga," ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Baca juga: Jadwal Perempatfinal Piala Dunia 2026 Siaran TVRI, Argentina-Prancis-Spanyol, Daftar Nobar Kalsel
Ia menjelaskan, tim-tim yang berhasil menembus delapan besar umumnya telah melakukan analisis mendalam terhadap lawan.
Berbagai data dan rekaman pertandingan digunakan untuk memetakan kekuatan maupun kelemahan tim yang akan dihadapi.
Analisis tersebut mencakup pola serangan, proses membangun permainan dari lini belakang, celah saat kehilangan bola, hingga efektivitas dalam situasi bola mati seperti tendangan sudut dan tendangan bebas.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada pemain-pemain kunci yang berpotensi menjadi pembeda.
Tim pelatih biasanya menyiapkan strategi khusus untuk membatasi ruang gerak mereka agar tidak memberikan pengaruh besar dalam pertandingan.
Isnan menambahkan, kejutan taktik kerap menjadi senjata utama di fase gugur.
Pergantian formasi, perubahan pendekatan bermain, hingga variasi pressing dapat digunakan untuk mengacaukan prediksi lawan yang sebelumnya telah mempelajari gaya permainan tim tersebut.
"Kadang pelatih memilih menekan lebih tinggi, tetapi ada juga yang justru bermain lebih sabar dan bertahan. Perubahan seperti ini bisa menjadi faktor yang menentukan hasil pertandingan," katanya.
Tak hanya aspek teknis, kondisi fisik dan mental pemain juga dinilai berperan besar.
Baca juga: Wisata Kalsel- Videotron Nobar Piala Dunia 2026 Hidupkan Suasana Malam di Taman Dwi Warna Barabai
Jadwal yang padat membuat tingkat kebugaran menjadi perhatian utama karena kelelahan dapat memengaruhi performa di lapangan.
Karena itu, Isnan memprediksi pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung sengit dengan selisih kualitas yang sangat tipis antar tim.
"Satu kesalahan kecil, satu momen brilian dari pemain, atau keputusan taktis yang tepat dari pelatih bisa menjadi pembeda. Itulah yang sering menentukan siapa yang berhak melangkah ke semifinal," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.