Beijing (ANTARA) - Pelopor sektor baterai litium China, Chen Liquan, dan pakar teknologi radar, Ben De, menerima penghargaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) tertinggi China untuk tahun 2025 di Beijing pada Rabu (8/7).

Chen, yang lahir pada 1940, merupakan seorang peneliti di Institut Fisika di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China sekaligus akademisi dari Akademi Teknik China (Chinese Academy of Engineering/CAE). Dia secara luas diakui sebagai pendiri, pelopor, dan pemimpin sektor baterai litium China.

Sementara itu, Ben, yang lahir pada 1938, merupakan seorang peneliti di China Electronics Technology Group Corporation sekaligus akademisi CAE.

Dia diakui sebagai pendiri teknologi radar Doppler pulsa udara China, pelopor utama teknologi radar susunan bertahap dan pionir teknologi radar pengawasan berbasis antariksa.

Mereka dianugerahi penghargaan tersebut dalam sebuah pertemuan yang mencakup konferensi penghargaan iptek nasional, majelis umum anggota Akademi Ilmu Pengetahuan China dan CAE, serta kongres nasional Asosiasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China (China Association for Science and Technology) ke-11.

Pertemuan pada Rabu tersebut memberikan penghargaan kepada 258 proyek dan 11 pakar iptek. Dari total tersebut, 51 proyek menerima Penghargaan Ilmu Pengetahuan Alam Negara, 58 proyek menerima Penghargaan Penemuan Teknologi Negara, dan 149 proyek menerima Penghargaan Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Negara.

Selain dua penerima penghargaan tertinggi itu, sembilan pakar lainnya dianugerahi Penghargaan Kerja Sama Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional China.