TRIBUNNEWS.COM - Timnas Inggris mendapat kabar yang kurang menggembirakan jelang menghadapi Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026. 

Gelandang andalan mereka, Jude Bellingham, dikabarkan kembali mengalami masalah pada bahu kirinya yang sempat cedera.

Inggris dijadwalkan menantang juara bertahan Argentina di Atlanta Stadium, Kamis (16/7) dini hari WIB.

Kondisi Bellingham tentu menjadi perhatian karena ia merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam perjalanan The Three Lions hingga babak empat besar.

SELEBRASI LOKAL 2026 - Kumpulan bendera negara yang ikut Piala Dunia 2026 di Museum TitikNol Pasoepati, Jln. Kolonel Sugiyono 37, Nayu Timur, Nusukan, Solo, Jawa Tengah pada Rabu, 10 Juni 2026.
SELEBRASI LOKAL 2026 - Kumpulan bendera negara yang ikut Piala Dunia 2026 di Museum TitikNol Pasoepati, Jln. Kolonel Sugiyono 37, Nayu Timur, Nusukan, Solo, Jawa Tengah pada Rabu, 10 Juni 2026. (Tribunnews.com/TribunVideo/Akmal Khoirul Habib)

Bintang Real Madrid itu sedang tampil luar biasa di Piala Dunia 2026. Bellingham menjadi pahlawan kemenangan Inggris atas Norwegia di perempat final setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1.

Tak hanya itu, ia juga sudah mengoleksi enam gol, jumlah yang sama dengan Harry Kane, sehingga keduanya menjadi top skor sementara Inggris di turnamen ini.

Performa gemilang Bellingham sebenarnya sudah terlihat sejak babak 16 besar.

Sebelum membobol gawang Norwegia dua kali, ia lebih dulu mencetak brace saat membawa Inggris menyingkirkan Meksiko.

Namun, usai pertandingan melawan Norwegia pada Minggu (12/7), Bellingham terlihat beberapa kali memegangi bahu kirinya.

Momen itu langsung memunculkan kekhawatiran menjelang duel krusial melawan Argentina.

Media Argentina, TyC Sports, melaporkan bahwa Bellingham kembali merasakan nyeri pada bahu kiri yang sebelumnya pernah mengalami cedera serius dan menjalani operasi.

"Bellingham tidak dapat menyembunyikan rasa tidak nyaman pada bahu kirinya, yang sebelumnya pernah menjalani operasi," tulis TyC Sports, Senin (13/7).

Baca juga: Modal Apik Spanyol Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026, 36 Laga Tak Terkalahkan

Masalah pada bahu kiri memang bukan hal baru bagi pemain berusia 23 tahun tersebut.

Saat masih membela Real Madrid, ia sempat mengalami dislokasi bahu dan akhirnya menjalani operasi pada Juli 2025 karena cedera tersebut tak kunjung pulih sepenuhnya.

Cedera itu bermula dari insiden saat Real Madrid menghadapi Rayo Vallecano di LaLiga.

Sejak saat itu, rasa nyeri di bahunya kerap kambuh, terutama ketika terlibat benturan keras di lapangan.

Saat menghadapi Norwegia, Bellingham tampil habis-habisan selama 120 menit.

Selain mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan, ia juga bekerja keras membantu lini tengah dan menghadapi tekanan dari pemain-pemain seperti Erling Haaland, Martin Odegaard, hingga Alexander Sorloth.

Di tengah perjuangan tersebut, setiap benturan tampak memperburuk kondisi bahunya.

Dalam beberapa momen jeda pertandingan, Bellingham bahkan terlihat terus memegangi bahu kirinya sambil mendengarkan instruksi pelatih Thomas Tuchel.

Dengan waktu pemulihan yang hanya sekitar dua hari sebelum semifinal, tim medis Inggris kini terus memantau perkembangan kondisi sang gelandang.

Meski demikian, TyC Sports menyebut kubu Inggris tetap optimistis Bellingham akan tampil sebagai starter saat menghadapi Lionel Messi dan kolega.

Jika rasa sakit belum sepenuhnya hilang, ia diperkirakan akan bermain dengan bahu yang diperban, seperti yang beberapa kali dilakukannya ketika masih memperkuat Real Madrid.

Di sisi lain, Thomas Tuchel diharapkan memiliki formula jika benar Bellingham tidak bisa dipaksakan dalam laga krusial babak semifinal.

Atau setidaknya, porsi poros serangan Tim Tiga Singa tidak harus selalu bertumpu kepada Harry Kane maupun Jude Bellingham, seperti yang disampaikan football enthusiast Delta Gonzales dalam podcast Super Taktik berjudul "Prediksi 8 Besar Piala Dunia 2026, Menghapus Label Favorit & Kejutan", di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Jadi Kane dan Jude (Bellingham-red) ini menjadi motor serangan Inggris, dan tidak jarang juga keduanya menjadi pembeda," nilai Delta Gonzales yang juga sebagai konten kreator @Deltabicarabola.

"Tetapi jika terus bergantung kepada dua pemain ini (Kane dan Bellingham) justru akan menjadi kelemahan Inggris," sambung perempuan yang juga mengidolakan klub Liga Inggris, Arsenal.

(Tribunnews.com/Giri)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.