Jumlah pokok Obligasi Berkelanjutan I PT Sumber Global Energy, Tbk Tahap I Tahun 2024 Seri B sebesar Rp92 miliar telah dilunasi sesuai dengan tanggal jatuh tempo.

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan perdagangan batu bara PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) melaporkan telah melunasi salah satu surat utang (obligasi) yang jatuh tempo yaitu Obligasi Tahap I Tahun 2024 Seri B dengan jumlah pokok senilai Rp92 miliar.


"Jumlah pokok Obligasi Berkelanjutan I PT Sumber Global Energy, Tbk Tahap I Tahun 2024 Seri B sebesar Rp92 miliar telah dilunasi sesuai dengan tanggal jatuh tempo,” ujar Direktur Utama SGER Welly Thomas dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.


Perseroan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I tahun 2024 dengan pokok sebanyak-banyaknya Rp500 miliar, yang terdiri dari dua seri yang dijaminkan dengan kesanggupan penuh (full commitment).


Penerbitan obligasi itu merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2024, dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp1 triliun.


Welly menjelaskan, sekitar 25 persen dana hasil penerbitan obligasi digunakan oleh perseroan untuk pelunasan penuh utang, sedangkan sekitar 75 persen sisanya digunakan untuk modal kerja.






“SGER atau anak usahanya, yakni PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (SMGA) berencana menerbitkan kembali bonds guna membiayai modal kerja,” ujar Welly.


Ia melanjutkan, biaya modal tersebut akan digunakan oleh perseroan untuk menggelar ekspansi, baik di sektor batu bara maupun sektor non batu bara.


Pada kuartal I-2026, perseroan membukukan pendapatan Rp2,5 triliun atau tumbuh 1,62 persen (year-on-year), yang mana senilai Rp1,75 triliun atau 70 persen merupakan pendapatan dari penjualan batu bara.


Pada kuartal I-2026, perseroan membukukan pendapatan dari penjualan kokas minyak bumi senilai Rp 441 miliar, penjualan nikel sebesar Rp138,74 miliar, atau pendapatan dari penjualan pasir dan kapur senilai Rp18,73 miliar, serta pendapatan dari produk kelapa sawit senilai Rp1,27 miliar.