SURYA.co.id, PONOROGO – Kebakaran yang diduga dipicu ulah orang tidak bertanggung jawab menghanguskan sekitar dua hektar kawasan hutan jati di petak 62 RPH Nggangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (21/7/2026).
Api bahkan sempat muncul kembali setelah sebelumnya dinyatakan padam, sehingga petugas harus melakukan pemadaman hingga malam hari.
Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Sampung, Andik Kuswoyo, mengatakan titik api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 15.00 WIB.
"Pada Selasa, 21 Juli sekitar pukul 15.00 WIB, muncul titik api di kawasan petak 62 RPH Nggangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun," ujar Andik kepada SURYA.co.id, Rabu (22/7/2026).
Baca juga: Kebakaran Hutan Tahura R Soerjo di Mojokerto-Batu Berhasil Dipadamkan, Nyaris 100 Hektare Hangus
Petugas Perhutani langsung bergerak melakukan pemadaman.
Menjelang Magrib, api berhasil dipadamkan sehingga petugas meninggalkan lokasi.
"Menjelang Magrib api sudah padam, sehingga petugas kembali," katanya.
Namun, setelah salat Magrib, petugas kembali menerima laporan adanya kobaran api di lokasi yang sama.
Perhutani kemudian berkoordinasi dengan Polsek Sampung dan Koramil Sampung untuk melakukan pemadaman lanjutan agar api tidak merembet ke kawasan hutan jati lainnya.
Andik menyebut kebakaran tersebut menghanguskan sekitar dua hektar lahan yang didominasi tanaman jati.
"Kurang lebih dua hektar kawasan hutan terbakar. Vegetasi yang terdampak merupakan tanaman jati," jelasnya.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Meski demikian, Perhutani menduga kebakaran dipicu oleh ulah manusia.
"Dugaan sementara kebakaran ini disebabkan oleh ulah orang yang tidak bertanggung jawab," tegas Andik.
Sementara itu, seorang warga bernama Zainul Rohman mengaku sempat melihat kepulan asap tebal saat melintas dari Ponorogo menuju Magetan.
"Saat melintas saya melihat asap sangat tebal dan tercium bau asap. Setelah diperhatikan ternyata kawasan hutan sedang terbakar. Saya tidak tahu persis petaknya, tetapi seingat saya lokasinya masih wilayah Ponorogo," ujarnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.