TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,3 terjadi di wilayah barat laut Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (22/7/2026) pagi.

Berdasarkan informasi awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 10.03 WIB.

Pusat gempa berada pada koordinat 9,52 Lintang Selatan dan 118,90 Bujur Timur, atau sekitar 12 kilometer barat laut Kodi, Sumba Barat Daya, NTT.

Gempa tersebut memiliki kedalaman 48 kilometer di bawah permukaan bumi.

BMKG menyampaikan informasi tersebut mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan masih dapat berubah seiring kelengkapan data.

NTT Berada di Kawasan Aktif Gempa

Wilayah Nusa Tenggara Timur termasuk kawasan yang aktif secara tektonik. Kondisi ini dipengaruhi oleh interaksi lempeng tektonik di selatan Indonesia, terutama zona penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Selain zona subduksi, kawasan NTT juga memiliki sejumlah struktur sesar aktif yang dapat menjadi sumber gempa bumi.

Pergerakan lempeng dan aktivitas sesar tersebut menyebabkan wilayah NTT cukup sering mengalami gempa dengan berbagai kekuatan dan kedalaman.

Magnitudo 3,3 dan Kedalaman 48 Km

Gempa dengan magnitudo 3,3 tergolong gempa berkekuatan relatif kecil. Namun, kuat atau lemahnya guncangan yang dirasakan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh magnitudo.

Kedalaman gempa dan jarak episentrum dari permukiman juga menjadi faktor penting.

Gempa kali ini berpusat pada kedalaman 48 kilometer, sehingga termasuk gempa dengan kedalaman menengah dibandingkan gempa dangkal.

Dengan magnitudo yang relatif kecil dan kedalaman 48 kilometer, potensi dampak kerusakan akibat gempa ini cenderung rendah. Meski demikian, guncangan masih dapat dirasakan di sekitar wilayah episentrum, tergantung kondisi setempat dan jarak dari pusat gempa.

Hingga informasi awal BMKG disampaikan, belum terdapat laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

Masyarakat Diimbau Tetap Tenang

Masyarakat diimbau tidak panik apabila merasakan guncangan gempa. Jika berada di dalam bangunan, segera berlindung di bawah meja atau benda yang kokoh sambil melindungi kepala.

Hindari berada di dekat kaca, lemari, atau benda yang berpotensi jatuh. Setelah guncangan berhenti, keluar dari bangunan secara tertib menuju tempat yang aman.

Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan tidak menyebarkan kabar yang dapat menimbulkan kepanikan.

Tetap tenang dan pantau informasi resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait aktivitas gempa bumi. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.