TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Sebuah kejadian palang pintu kereta api tidak menutup terjadi di JPL Kertosono, Braan, Kabupaten Nganjuk, Rabu (22/7/2026) dini hari.
Kejadian tersebut terekam video dan diambil di lokasi sekitar pukul 01.45 WIB, tepatnya ketika Kereta Api Brantas dengan tujuan Stasiun Blitar lewat.
Video yang diduga diambil oleh pedagang asongan di sekitar perlintaan kereta api Braan tersebut awalnya mengenali sinyal klakson bahwa sebuah kereta api akan melintas. Namun bersamaan dengan otu, palang pintu perlintasan tidak turun menutup, namun tetap di atas.
"Sebentar lagi kereta api mau lewat. Ketiduran atau apa ini penjaganya," ucapnya memakai logat jawa.
Baca juga: BREAKING NEWS : Kereta Api Tabrak Pemotor di Perlintasan Liar Kras-Ngadiluwih
Tak pelak, seketika itu juga pedagang asongan tersebut berteriak dengan harapan menghalau pengendara untuk melintasi rel karena kereta api akan lewat namun palang pintu masih terbuka.
"Hei...hei...hei...hei," teriaknya berusaha menghalau pengendara yang coba melintas.
Selain berteriak, pedagang tersebut juga coba membangunkan penjaga JPL Kertosono yang diduga tertidur di dalam kantornya.
Teriakan pedagang itu mengundang beberapa orang lain untuk kemudian membangunkan penjaga JPL Kertosono tersebut.
"Keturon. Sing jogo nangdi iki. Mas, hei...hei," ucapnya sembari mengarahkan kameranya ke kantor penjaga JPL Kertosono yang lampu bagian dalam ruangan dalam kondisi gelap.
Bersamaan dengan itu, ada seorang lagi yang coba mengetuk kaca kantor penjaga JPL Kertosono dengan maksud membangunkan orang yang ada di dalam.
Baca juga: Pelajar Kediri Tertemper KA Dhoho di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jambean Kras
Berkat aksi cepat tersebut, truk berhasil menghentikan laju kendaraannya sehingga tabrakan berhasil dihindari. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan seluruh pihak di perlintasan kereta api.
Dalam kolom komentar, akun KAI 121 langsung merepons postingan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas apa yang dilakukan pedagang asongan tersebut.
"Terima kasih. Akan kami teruskan ke unit terkait," ucapnya.
(TribunMataraman.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.