BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Warga Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sebagian masih banyak yang menjadi pencari ikan di sungai atau daerah rawa.

Dengan menggunakan alat tradisional mereka biasanya menggunakan perahu kecil, dan membawa hasil tangkapan ke pasar untuk dijual. 

Salah satu pasar subuh yang buka setiap pagi adalah pasar di Desa Telaga Silaba Kecamatan Amuntai Selatan. Pasar berada tepat di tepi sungai sehingga mudah untuk langsung dikunjungi oleh nelayan. 

Terdapat adanya dermaga yang lokasinya tepat di dekat sungai, hingga saat ini dermaga ini masih terus aktif digunakan oleh nelayan ataupun pengguna perahu lain. 

Baca juga: Wakil Bupati HSU Ajak Mahasiswa ULM Jadikan Daerah Rawa sebagai Laboratorium Hidup

Kepala Desa Telaga Silaba Rizal Zahadi mengatakan selain nelayan juga ada kapal dagang yang datang dari Negara Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang menggunakan jalur sungai untuk menuju ke Desa Telaga Silaba. 

“Biasanya mereka menggunakan dermaga dalam satu minggu bisa dua kali, selain di Desa Telaga Silaba juga singgah ke dermaga lain. Mereka menjual aneka kebutuhan pokok,” ujarnya. 

Sebelumnya dermaga dilengkapi dengan toilet namun sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Warga pernah melakukan perbaikan secara swadaya baik dermaga juga tepian sungai. 

Pihaknya berharap dilakukan perbaikan dermaga untuk meningkatkan kenyamanan nelayan dan juga pengguna kapal lain.  Sempat direncanakan dibangun dermaga namun posisinya tidak dekat dengan pasar. 

Baca juga: Wujudkan Sekolah Sainstek Pertama di HSU, SDN Murung Sari 1 Jalankan Program Ini

Rina salah satu warga mengatakan dirinya sering membeli ikan dari nelayan karena hasil tangkapan adalah ikan sungai yang lebih digemarinya juga karena kondisi ikan juga masih segar sebab baru saja ditangkap. 

“Rasa ikan sungai lebih gurih menurut saya dibanding ikan budidaya,” ungkapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.