TRIBUNJATIMTIMUR.COM, LUMAJANG - Ratusan penderita Tuberkulosis (TBC) ditemukan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur selama 2026 ini, bahkan mencapai 971 kasus.

Data tersebut berdasarkan akumulasi Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Lumajang mulai Januari hingga Juni 2025.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Lumajang dr Marshall mengatakan kasus tersebut hampir ada di semua kecamatan Kota Pisang ini.

"TBC ini hampir merata, di semua kecamatan ada," ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Baca juga: Blokade Jalur Pantura Pasuruan Berakhir Setelah Ada Komitmen Penghentian Sementara Latihan

Menurutnya, faktor pemicu penularan penyakit tersebut karena minimnya pengetahuan masyarakat akan TBC, sehingga kasus tersebut sering diketahui terlambat.

"Belum lagi stigma, bisanya orang itu awalnya tidak tahu. Setelah tahu orang ini akan mencoba menutupi karena kalau berobat, orang sekitar akan tahu sehingga akan dijauhi," ucap Marshall.

Marshall menjelaskan ciri ciri utama calon penderita penyakit ini, bisanya mereka mengalami batu berkepanjangan bahkan lebih dari dua minggu.

"Itu penting sudah, bisanya kalau ada pasien seperti ini kami lakukan skrining bisanya melalui dahak. Nanti dahaknya akan kami tes cepat, kalau hasilnya positif itu bisa dinyatakan TBC," bebernya.

Selain itu gejala lain yang ditimbulkan calon penderita TBC. Kata dia, mereka mengalami demam serta nafsu makan berkurang, serta berat badan terus menurun.

"Badan semakin kurus, dan gejala itu muncul setelah diketahui gang satu rumah atau tetangga pasien ada yang sakit TBC, karena kontak erat dia," ulas Marshall.

Oleh karena itu ketika ditemukan kasus TBC, Marshall menyatakan bahwa tenaga medis setempat akan melakukan pemeriksaan terhadap orang yang kontak erat dengan penderita, supaya penularannya tidak menyebar terlalu luas.

"Yang jadi fokus kami adalah orang yang kontak erat dengan yang bergejala tadi," pungkasnya

(Imam Nawawi/TribunJatimTimur.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.