TRIBUNGORONTALO.COM – Warga Desa Bulotalangi Timur, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, dikejutkan dengan penemuan seorang lansia yang meninggal dunia pada Senin (10/8/2026) malam.

Perempuan tersebut bernama Hadijah Nusi (64). Ia ditemukan di sebuah kolam kering yang berada di samping rumah keponakannya setelah keluarga dan warga melakukan pencarian.

Kepala Dusun Bulotalangi Timur, Didin Kubuhi, mengatakan Hadijah masih menjalankan aktivitas seperti biasa pada Senin pagi sebelum keberadaannya mulai dicari.

Saat itu, Hadijah sempat bekerja mencabut kangkung di rumah salah seorang warga.

“Pagi dia ini sempat bekerja. Cabut kangkung di rumah masyarakat, di tetangga pagi itu,” kata Didin saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (11/8/2026).

Baca juga: Pelita Minyak Berganti Cahaya Listrik, PLN Hadirkan Harapan Baru bagi Keluarga di Desa Tule

Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Hadijah kembali ke rumah.

Didin mengatakan, pada siang hari Hadijah juga sempat menyampaikan rencana untuk melihat sapi yang dipeliharanya.

“Baru dia sempat minta izin mau berpindah sapi siang-siang ini,” ujarnya.

Namun, hingga sore menjelang malam, keberadaan Hadijah mulai dipertanyakan oleh keluarga.

Keponakan Hadijah merasa ada yang berbeda ketika melihat rumah yang ditempati perempuan tersebut belum menyalakan lampu meski hari sudah memasuki waktu Magrib.

“Sudah magrib rumah tidak tutup. Baru tidak ada lampu,” kata Didin.

Menurut Didin, kondisi itu tidak seperti kebiasaan Hadijah yang biasanya telah menyalakan lampu rumah ketika hari mulai sore.

Kecurigaan semakin muncul setelah sapi milik Hadijah juga tidak terlihat berada di sekitar kandangnya.

“Biasa dia memang kalau pasang lampu, sudah sore-sore itu pasang lampu, jadi sore dicari keponakannya,” ujarnya.

Keponakan Hadijah kemudian mulai mencari keberadaannya di sekitar rumah.

Pencarian dilakukan hingga ke bagian samping rumah keponakan yang berada tidak jauh dari tempat tinggal Hadijah.

Di lokasi tersebut terdapat sebuah kolam yang sudah tidak terisi air atau dalam kondisi kering.

Kolam itu disebut memiliki bagian yang cukup dalam dengan kedalaman diperkirakan sekitar dua hingga tiga meter.

“Ini ternyata di samping rumah dia, bekas kolam-kolam tapi kering, tapi agak juram sedikit,” ujar Didin.

Di dalam kolam itulah Hadijah akhirnya ditemukan.

“Baru dia itu di situ sudah meninggal dunia,” kata Didin.

Baca juga: Pelita Minyak Berganti Cahaya Listrik, PLN Hadirkan Harapan Baru bagi Keluarga di Desa Tule

Penemuan tersebut kemudian diketahui warga sekitar yang berada di lokasi.

Saat itu, aktivitas warga di desa juga cukup ramai karena terdapat pesta di kawasan sekitar.

“Karena kebetulan kemarin itu ada pesta di atas ke sana. Mungkin sekitaran itu ada pesta di sana, jadi orang-orang di pesta,” kata Didin.

Hadijah diketahui tinggal seorang diri di rumah sederhana yang berada di belakang rumah keponakannya.

Didin mengatakan Hadijah sudah lama berstatus janda dan tidak memiliki anak.

“Dia janda. Tidak ada anak. Tidak ada keturunan,” ujarnya.

Meski tinggal sendiri, Hadijah masih aktif menjalani kegiatan sehari-hari.

Salah satunya bekerja membantu warga dengan mencabut kangkung seperti yang dilakukannya pada Senin pagi.

Rumah Hadijah sendiri disebut berbentuk sederhana dan hanya memiliki satu kamar.

“Dia kayak macam pondok-pondok begitu, tapi dia masih layak, macam rumah begitu,” kata Didin.

Menurutnya, tempat tinggal tersebut berada di bagian belakang rumah milik keponakan Hadijah.

“Dia di belakang. Di belakang keponakan punya rumah,” ujarnya.

Hingga kini, bagaimana Hadijah bisa berada di dalam kolam tersebut belum diketahui secara pasti.

Tidak ada warga yang disebut melihat secara langsung kejadian yang membuat Hadijah berada di lokasi tersebut.

Didin juga belum menyampaikan adanya keterangan resmi mengenai penyebab kematian Hadijah.

Karena itu, keberadaan korban di dalam kolam belum dapat disimpulkan sebagai akibat terjatuh ataupun penyebab lain.

Kronologi yang diketahui sejauh ini bermula dari aktivitas Hadijah pada Senin pagi, ketika ia masih bekerja mencabut kangkung.

Pada sore hingga malam hari, keluarga mulai mencarinya setelah mendapati rumah tidak menyalakan lampu dan sapi miliknya tidak berada di sekitar kandang.

Pencarian kemudian dilakukan di sekitar rumah hingga Hadijah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kolam kering yang berada di samping rumah keponakannya.

Peristiwa tersebut membuat warga Desa Bulotalangi Timur terkejut karena Hadijah masih terlihat beraktivitas pada pagi hari sebelum ditemukan meninggal pada malam harinya. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.