TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sejumlah pemuda lari kocar-kacir usai didatangi polisi kerena mengganggu kenyamanan para pengguna jalan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Insiden tersebut terjadi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Wua-Wua, pada Senin (10/8/2026), sekitar pukul 02.00 Wita.
Jaraknya dengan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sultra sekira 10,5 kilometer (km), waktu tempuh 18 menit berkendara.
Markas kepolisian ini berada di Jalan Haluoleo No 1, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu.
Dantim Perintis Presisi Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan peristiwa bermula ketika timnya sedang mengawal ibu-ibu yang takut pulang ke rumahnya.
Baca juga: Detik-detik Pria Meresahkan di Konawe Diamankan Polisi Usai Adang Pengendara dengan Parang
"Pas di Jalan KH Ahmad Dahlan, di depan Pencucian Kumbohu situ ada sejumlah remaja, mabuk dan tahan-tahan mobil, nah langsung kita bubarkan," ujarnya, Selasa (11/8/2026).
Bripka Boy mengatakan pada saat dibubarkan para remaja ini langsung melarikan diri dan lari kocar-kacir.
"Nah karena ada ibu ini yang masih mau diantar, jadi kami tinggalkan dulu dan tidak lakukan pengejaran," ujarnya.
Setelah memastikan ibu-ibu pulang ke rumahnya dengan aman, Bripka Boy bersama anggotanya kembali ke Jalan KH Ahmad Dahlan untuk memastikan situasi di lokasi.
"Pas kami balik ternyata sudah bubar mereka, berdasarkan informasi ternyata mereka mabuk dan mengganggu pengendara yang lewat," tuturnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.