BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Warga Desa Pesayangan, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, dibuat waswas oleh kebakaran lahan yang terjadi, Senin (17/8/2026) siang.
Api membakar lahan kering, rumput dan semak belukar. Kobaran bahkan bergerak hingga mendekati rumah penduduk. Tiupan angin yang cukup kuat membuat api cepat merambat dan asap tebal menyelimuti kawasan sekitar.
Kondisi tersebut membuat warga memilih berjaga di sekitar rumah. Relawan pemadam kebakaran juga disiagakan untuk mengantisipasi api berbalik arah dan menyambar bangunan.
Jamaliah (42), salah satu warga di lokasi, menuturkan api pertama kali terlihat di bagian tengah lahan. Kobaran kemudian melebar setelah diterpa angin.
“Awalnya api di tengah-tengah sana. Karena panas dan angin, apinya seperti menyebar. Asapnya juga mengarah ke sini,” ujar Jamilah.
Menurut Jamilah, lahan yang terbakar berada di kawasan persawahan. Sebagian lainnya merupakan lahan yang dipenuhi rumput dan semak yang sudah mengering.
Situasi sempat membuatnya khawatir karena kobaran api bergerak semakin dekat dengan rumah.
“Rumah sempat terkepung api. Namun, Alhamdulillah, kobaran tidak sampai merembet ke bangunan dan semuanya tetap aman. Api hanya membakar lahan,” ceritanya.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar bersama relawan kemudian melakukan pemadaman dari sejumlah sisi.
Armada tangki dikerahkan untuk membasahi lahan yang terbakar. Di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan, petugas menggunakan mesin alkon dengan memanfaatkan air dari sumur warga.
Upaya tersebut dilakukan untuk memutus pergerakan api, terutama di sekitar permukiman. Petugas juga menyisir area yang telah terbakar untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kobaran.
Baca juga: 24 Konflik Satwa Liar Terjadi di Kalsel Sepanjang 2026, Monyet Ekor Panjang Mendominasi
Anggota DPKP Kabupaten Banjar, Sultan, mengatakan kedekatan titik api dengan rumah warga menjadi salah satu perhatian dalam proses penanganan.
“Memang benar lahan terbakar mendekati perumahan. Kondisinya cukup mengkhawatirkan, jadi kami berangkat dan mengamankan area-area rumah warga,” jelasnya.
Menurut Sultan, angin kencang menjadi salah satu kendala karena api dengan mudah menjalar melalui vegetasi yang mengering.
“Anginnya kencang sekali, jadi sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya.
Sultan memperkirakan luasan lahan yang terdampak kebakaran hampir mencapai satu hektare.
Setelah dilakukan penyemprotan dan pembasahan di sejumlah titik, kondisi di sekitar rumah warga mulai terkendali. Petugas masih melakukan pendinginan, khususnya di bagian tengah lahan yang masih terdapat titik api.
“Alhamdulillah sudah berangsur aman. Tinggal di area pertengahan saja lagi yang terbakar,” ujarnya.
(Banjarmasin Post/Nurholis Huda)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.