Jakarta -

Genre musik kerap dikaitkan dengan kepribadian pendengarnya. Di sisi lain, apakah ada keterkaitan antara selera musik dengan tingkat kecerdasan pendengarnya?


Melalui studi terbaru berjudul "Deep Beats, Deep Thoughts? Predicting General Cognitive Ability from Natural Music-Listening Behavior" dalam Journal of Intelligence oleh Larissa Sust dkk, dijelaskan bagaimana selera musik dapat berkaitan dengan tingkat kecerdasan seseorang.


Studi ini melibatkan 185 partisipan dan dianalisis oleh para psikolog dari Jerman dan Swiss yang menjadi penulisnya. Penelitian ini menganalisis kebiasaan mendengarkan musik (durasi mendengarkan), preferensi musik berdasarkan karakteristik audio (tempo, mode), dan karakteristik lirik (kata-kata yang memuat emosi positif dan sebagainya).




Dikutip dari BBC Science Focus, hasil penelitian ini mengungkapkan kecerdasan lebih berkaitan dengan karakteristik lirik ketimbang jenis musiknya. Artinya, peserta yang lebih cerdas cenderung mendengarkan lagu-lagu dengan lirik yang sedih atau kompleks secara emosional.


Orang yang menyukai musik dengan lirik yang dalam dan melankolis cenderung menghabiskan waktu untuk introspeksi atau mempelajari hal-hal baru.





Jenis Musik Berkorelasi dengan Kepribadian


Berdasarkan riset ini, kecerdasan juga tampaknya tidak bergantung pada genre. Misalnya, tidak ada bukti bahwa orang yang lebih cerdas mendengarkan musik klasik atau responden yang kurang cerdas lebih menyukai musik pop atau rock.


Perlu dicatat, bahwa hasil studi ini bersifat korelasional daripada kausalitas. Mendengarkan musik tertentu tidak lantas menentukan seseorang lebih cerdas atau sebaliknya.


Studi oleh para psikolog dari Jerman ini juga dibangun dengan landasan penelitian pada 2003 silam milik Profesor Peter Rentfrow dan Profesor Samuel Gosling berjudul "The Do Re Mi's of Everyday Life: The Structure and Personality Correlates of Music Preferences".


Studi tersebut mengungkapkan selera musik terbagi menjadi empat kategori karakteristik pribadi: reflektif dan kompleks (klasik, jazz, blues), intens dan pemberontak (rock, metal), ceria konvensional (pop, country), dan energik berirama (hip-hop, dance).


Berdasarkan studi pada 2003 tersebut, kategori musik yang disukai oleh seseorang berkorelasi jauh lebih kuat dengan sifat atau kepribadian daripada dengan tingkat kecerdasan.














Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.