TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rangkaian promosi produk Tepung Budhe yang digelar di tiga kota masing-masing Solo dan Semarang di Provinsi Jawa Tengah serta di Kota Jogja, DIY berlangsung sukses.
Rangkaian soft launching selama 18 hari bertajuk #DiGerebekBudhe itu menyasar 9 pasar tradisional di tiga kota besar tersebut.
Direktur PT Mulia Inti Pangan selaku produsen Tepung Budhe, Ahmad Muzaki, mengatakan rangkaian promosi selama 18 hari itu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan produknya sebagai “Tepung Bumbu Andalan Keluarga” kepada konsumen di tiga kota.
Ia menjelaskan, kegiatan diawali di Pasar Rejosari Solo pada 8 Juli 2026 silam.
Hari pertama program Grebek Pasar Tepung Budhe berlangsung meriah dengan berbagai aktivitas interaktif yang melibatkan para pedagang dan pengunjung pasar.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat berkesempatan mencicipi berbagai makanan yang diolah menggunakan Tepung Budhe, di antaranya tempe goreng, bakwan dan pisang goreng.
"Pengunjung juga mendapatkan merchandise serta kesempatan menikmati berbagai promo yang disiapkan selama kegiatan berlangsung," ujarnya dalam rilis yang diterima Tribun Jogja, Jumat (28/8/2026).
Selain memperkenalkan produk, menurut Ahmad, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mendekatkan produk dengan konsumen secara langsung melalui pasar-pasar tradisional.
Setelah Pasar Rejosari, rangkaian #DiGerebekBudhe berlanjut ke sejumlah pasar tradisional di wilayah Soloraya dan kota-kota sekitarnya.
Baca juga: Emosi Ditegur Mas Lek Nyawang Ojo Koyo Ngono, Pria di Kulon Progo Pukul Wanita Hingga Terkapar
Beberapa lokasi yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan antara lain Pasar Tawangmangu (Karanganyar), Pasar Nusukan (Solo), Pasar Harjodaksino (Solo), hingga Pasar Beringharjo di Yogyakarta.
Adapun rangkaian kegiatan #DiGerebekBudhe meliputi Pasar Rejosari pada 8–9 Juli, Pasar Tawangmangu 11–12 Juli, Pasar Nusukan 14–15 Juli, dan Pasar Harjodaksino pada 20–21 Juli 2026.
Kegiatan kemudian berlanjut ke Pasar Beringharjo pada 25–26 Juli, Pasar Kranggan pada 27–28 Juli, serta Pasar Legi (Solo) pada 29–30 Juli.
Rangkaian berikutnya menyasar Pasar Peterongan (Semarang) pada 3–4 Agustus dan Pasar Karangayu (Semarang) pada 5–6 Agustus 2026.
"Melalui rangkaian tersebut, Tepung Budhe tidak hanya hadir sebagai produk baru, tetapi juga mencoba membangun pengalaman langsung bagi masyarakat melalui kegiatan mencicipi produk, berbagi merchandise, serta berbagai promo di pasar," lanjut Ahmad Muzaki.
Untuk pemasaran, PT Mulia Inti Pangan menggandeng PT Cakra Nusantara.
Direktur PT Cakra Nusantara, Tanu Kismanto, memastikan pihaknya siap memasarkan Tepung Budhe ke berbagai wilayah, khususnya di Jawa Tengah.
Ia siap bersaing dengan produk-produk serupa yang lebih dulu hadir di pasaran.
"Kami berdiskusi dengan Pak Ahmad Muzaki dan siap untuk memasarkan produk ini. Secara kualitas, produk ini memang enak. Pemilihan nama Budhe juga pas. Kami siap untuk berkompetisi di pasaran," katanya.
Ia menambahkan, kehadiran #DiGerebekBudhe di Solo, Yogyakarta, dan Semarang diharapkan dapat semakin memperkenalkan Tepung Budhe kepada masyarakat sekaligus menjadi langkah awal dalam memperluas jangkauan pemasaran produk sebagai tepung bumbu yang ditujukan untuk kebutuhan memasak keluarga. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.