TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Gunung Kunyit di Kabupaten Kerinci kembali menunjukkan pesona alamnya.
Di balik hutan lebat dan medan pendakian yang menantang, tersimpan sebuah kawasan yang sarat cerita dan memiliki panorama unik, yakni Lembah Dewa.
Di kawasan ini, pendaki dapat menjumpai pemandangan tiga warna air yang terlihat berbeda, yakni hitam, merah, dan putih susu.
Keunikan tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi siapa pun yang berhasil mencapai kawasan Lembah Dewa.
Bukan hanya keindahan alam, Lembah Dewa juga menyimpan cerita yang telah lama berkembang di tengah masyarakat.
Hamka, salah seorang pendaki Gunung Kunyit, mengatakan kawasan tersebut sejak zaman dahulu dikenal dalam cerita lokal sebagai tempat untuk bertapa atau menyepi.
“Dari cerita yang saya dengar, sejak zaman dahulu tempat ini dikenal sebagai lokasi untuk bertapa. Karena itu, kawasan ini memiliki cerita tersendiri bagi masyarakat,” kata Hamka.
Cerita tersebut kemudian menjadi bagian dari kisah yang melekat pada Gunung Kunyit.
Sejumlah lokasi di kawasan ini juga memiliki nama yang terdengar unik dan penuh makna, seperti Mahligai Dewa, Telaga Dewa, dan Telang Perindu.
Namun, di balik cerita tersebut, Gunung Kunyit juga menyuguhkan kekayaan alam yang luar biasa.
Hutan yang masih hijau, udara pegunungan, kabut yang turun di lembah, serta sumber-sumber air alami membuat perjalanan menuju kawasan ini terasa seperti memasuki dunia yang berbeda.
Pemandangan tiga warna air di Lembah Dewa menjadi salah satu momen yang paling menarik perhatian pendaki.
Perbedaan warna tersebut terlihat semakin jelas ketika kondisi cahaya dan cuaca mendukung.
Meski menyimpan daya tarik wisata yang besar, kawasan Gunung Kunyit tetap membutuhkan perlindungan.
Cerita tentang masa lalu dan keindahan alamnya sebaiknya berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Pendaki diharapkan membawa kembali sampah yang dibawa, tidak merusak tumbuhan, dan tidak mengambil bagian dari alam sebagai cendera mata.
Lembah Dewa seolah mengingatkan bahwa Gunung Kunyit bukan hanya tentang puncak.
Ada alam, sejarah, cerita masyarakat, dan misteri yang membuat perjalanan menuju kawasan ini semakin menarik untuk ditelusuri.
(Tribunjambi.com/Herupitra)
Baca juga: Indahnya Anggrek Emas yang Tumbuh di Gunung Kunyit Kerinci
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.