Liputan6.com, Jakarta - Vokalis grup band Fourtwnty, Ari Lesmana, kini mencoba peruntungan baru di industri musik tanah air. Ia memberanikan diri untuk mengambil peran di balik layar sebagai produser untuk album terbaru Whisnu Santika berjudul Map of Feelings


Proyek ini menjadi pengalaman pertama bagi Ari Lesmana dalam menggarap sebuah album milik penyanyi lain. Dalam pengerjaannya, Ari tidak sendirian karena ia juga dibantu oleh musisi kawakan lainnya.


"Ya, ini pertama kali aku membuka hatiku untuk menjadi seorang produser. Dan ini project pertama aku mengerjakan sebagai produser di dalam satu album walaupun tidak mengerjakan 100 persen gitu, dibantu sama Mas Lafa juga," ujar Ari Lesmana saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/08/2026).



Beberapa Nama Lain yang Ikut Terlibat


Ari Lesmana, Whisnu Santika, Maul Ibrahim, Judika, Tiara Andini dkk © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
Ari Lesmana, Whisnu Santika, Maul Ibrahim, Judika, Tiara Andini dkk © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Ari Lesmana juga menyebutkan ada beberapa nama lain yang ikut terlibat dalam tim produksi album Map of Feelings. Ia merasa sangat bersyukur bisa bekerja sama dengan tim yang solid untuk merampungkan album ini.


"Ada Kamga juga, dan Whisnu tentunya gitu. Dan semua timlah aku ingin mengucapkan terima kasih," ucap Ari Lesmana.


Menjadi produser memberikan kesan tersendiri bagi pria kelahiran Pekanbaru ini. Ari mengaku perasaannya bercampur aduk saat melihat hasil karyanya yang kini bisa dinikmati oleh khalayak luas.


"Ternyata gini jadi produser. Senang, campur aduk rasanya. Dan mudah-mudahan album Map of Feelings dari Whisnu Santika bisa apa ya, bisa berjalan lancar, bisa diterima di industri ini," jelas Ari.



Alasan Ari Lesmana Jadi Produser


Keputusan Ari Lesmana untuk terjun sebagai produser bukan tanpa alasan yang kuat. Ternyata, ia sudah lama memiliki keinginan untuk bekerja di balik layar tanpa harus selalu tampil di depan kamera.


"Wah nggak tahu ya, karena dari dulu aku pengen, karena jujur dulu aku tuh sebenarnya pengennya ada di belakang layar, nggak pengen ada di depan layar gitu," katanya.


"Dan aku rasa kesempatan nggak datang dua kali di umurku yang 39 tahun ini sekarang aku berpikir kayak 'Oke, kesempatan ini harus diambil, mudah-mudahan ini bisa menjembatani aku buat kedepannya buat ngebantu teman-teman musisi lain gitu untuk menjadi lebih besar'," pungkasnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.