Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Upaya pemadaman kebakaran TPA Putri Cempo di Jebres, Solo, Jawa Tengah, kembali diperkuat dengan metode water bombing melalui udara.
Polri menyiagakan dua helikopter untuk membantu mengatasi kobaran api yang masih berada di area timbunan sampah, Sabtu (5/9/2026).
Water bombing kembali digunakan memasuki hari ketiga status tanggap darurat bencana kebakaran TPA Putri Cempo.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api kembali meluas.
Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengatakan Polri menyiagakan dua helikopter untuk operasi water bombing di TPA Putri Cempo.
Namun, satu helikopter terlebih dahulu dioperasikan pada Sabtu untuk menjatuhkan air ke titik api yang telah ditentukan.
Baca juga: Asap Masih Mengepul, Pengungsi Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Pilih Pulang ke Rumah, Kenapa?
"Untuk heli kita standby kan 2 dan untuk hari ini kita laksanakan satu dan titiknya sudah jelas di blok belakang kita ini," kata dia.
Helikopter yang digunakan memiliki wadah air dengan kapasitas hingga 500 liter.
"Jadi untuk kapasitas bowl nya sampai 500 liter. Ini berkaitan dengan tempat pengambilan airnya," ungkap Catur saat ditemui di lokasi.
Catur menegaskan operasi water bombing telah dilakukan sejak Jumat dan akan terus berlangsung hingga kebakaran benar-benar padam.
"Dan kegiatan (water bombing) sudah dilaksanakan sejak hari kemarin dan hari ini juga dan akan berlangsung sampai selesai. Jadi heli water bombing akan kita laksanakan sampai padam apinya," lanjut Catur.
Baca juga: Di Tengah Pemadaman Api TPA Putri Cempo Solo, Antrean Truk Sampah Mengular Sampai Ratusan Meter
Efektivitas penggunaan helikopter nantinya akan terus dievaluasi. Jika kondisi membutuhkan tambahan armada udara, dua helikopter akan langsung dioperasikan secara bersamaan.
"Nanti kita lihat perkembangannya kalau dibutuhkan dua langsung kita gunakan pada hari ini," pungkasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.