TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Reruntuhan plafon rumah membangunkan Nyoman Subagia yang sedang tertidur pada Senin (7/9/2026) malam.

Saat keluar rumah, pria asal Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng itu mendapati dapurnya sudah dilalap api hingga kobaran menjalar ke atap rumah. 

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan peristiwa kebakaran berawal saat Subagia memasak di dapur menggunakan tungku kayu bakar, sekitar pukul 19.30 Wita. Selanjutnya sekitar pukul 21.00 Wita, pria 50 tahun itu masuk kamar kemudian tertidur. 

Baca juga: Bakar Sampah Sembarangan Bisa Berujung Pidana, Polsek Nusa Penida Ingatkan Warga Cegah Kebakaran

"Sekitar pukul 22.00 Wita, korban terbangun setelah kejatuhan sebagian kecil plapon rumah dan langsung menyadari rumahnya kebakaran. Saat dicek keluar, ternyata sumbernya dari dapurnya," ujarnya seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, Selasa (8/9/2026). 

Dapur berukuran sekitar 5x7 meter tersebut berdinding kayu atau papan. Bangunan itu hanya berjarak sekitar 1,5 meter dari rumah Subagia, sementara bagian atap keduanya saling berdekatan sehingga api dengan cepat menjalar ke atap rumah.

"Korban kemudian meminta bantuan warga. Warga berupaya memadamkan api secara manual menggunakan ember dengan memanfaatkan air dari bak penampungan," kata Yohana.

Sebenarnya warga sempat menghubungi Damkar Buleleng untuk membantu proses pemadaman.

Baca juga: Kebakaran Gudang Kelontong di Samplangan Gianyar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar, Tak Ada Korban Jiwa

Namun akses jalan yang sempit menjadi kendala mobil damkar menuju lokasi kejadian. 

"Proses pemadaman sempat terkendala akses jalan yang sempit sehingga kendaraan damkar berukuran besar harus kembali dan diganti dengan kendaraan yang lebih kecil," ucapnya. 

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 23.15 Wita dan langsung melanjutkan proses pemadaman hingga bara api yang tersisa benar-benar padam.

Api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 24.00 Wita.

Dalam kejadian tersebut, bangunan dapur beserta perabotan di dalamnya terbakar. Atap rumah korban yang berukuran sekitar 7x6 meter juga ikut terdampak, namun barang-barang di dalam rumah berhasil diselamatkan.

"Untuk penyebab kebakaran, diduga berasal dari api tungku dapur yang kemudian membakar bangunan dapur dan menjalar ke atap rumah. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta," tandasnya. (*)

 

 

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.