Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.TRIBUN-VIDEO.COM - Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) terpantau mencapai ketinggian hingga 7.000 kaki atau sekitar 2,13 kilometer pada Selasa (8/9/2026) pukul 09.00 WIB.Pergerakan tersebut membuat sebaran abu cenderung menjauhi daratan Indonesia, sementara kondisi muka air laut di sekitar Selat Sunda masih terpantau normal.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat abu vulkanik bergerak ke arah selatan-barat daya hingga ke Samudera Hindia dengan kecepatan 9,3 kilometer per jam.Pergerakan abu tersebut mencakup sebagian wilayah Banten bagian barat laut hingga Samudra Hindia di barat laut Banten.BMKG menyebut kondisi cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau dan perairan Selat Sunda cenderung cerah hingga cerah berawan dari pagi hingga malam hari.Di tengah pemantauan sebaran abu vulkanik, kondisi muka air laut di sekitar Selat Sunda masih terpantau normal.Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, probabilitas terjadinya tsunami berada dalam kategori rendah, yakni di bawah 50 persen.Hingga pagi hari, tidak terdeteksi anomali kenaikan muka air laut maupun perubahan pola arus permukaan yang signifikan.Kondisi tersebut menunjukkan belum adanya indikasi perubahan laut yang mengarah pada potensi terjadinya tsunami di sekitar Selat Sunda.(Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bergerak ke Barat Daya hingga Samudra Hindia, https://www.tribunnews.com/nasional/7879546/abu-vulkanik-gunung-anak-krakatau-bergerak-ke-barat-daya-hingga-samudra-hindiaProgram: Tribunnews UpdateHost: Anggraheni Widya WitariEditor Video: Pandu WidarwokoUploader: Tri Hantoro

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.