TRIBUNNEWS.COM - JJ Gabriel berpotensi meninggalkan Manchester United lebih cepat dari yang diperkirakan setelah muncul celah aturan terkait pemain muda yang memiliki kewarganegaraan ganda.

Situasi tersebut menjadi perhatian karena Gabriel baru berusia 15 tahun dan belum dapat menandatangani kontrak profesional hingga mencapai usia 17 tahun.

Menurut laporan The Athletic, Gabriel disebut telah memberi tahu Manchester United mengenai keinginannya untuk membatalkan pendaftaran sebagai pemain klub.

Kubu Gabriel dikabarkan tidak puas dengan perkembangan karier sang pemain, terutama karena minimnya kesempatan mendapatkan menit bermain bersama tim utama.

Gabriel bahkan disebut telah menyerahkan surat permohonan pembatalan pendaftaran dan ingin berstatus sebagai pemain bebas.

Manchester United tidak berniat mengabulkan permintaan tersebut.

Manajemen klub masih berusaha mencari solusi untuk mempertahankan salah satu talenta muda paling menonjol yang mereka miliki.

Namun, status kewarganegaraan Gabriel bisa menjadi faktor penting dalam menentukan apakah keinginan tersebut dapat diwujudkan.

LAKUKAN SELEBRASI - Pemain muda Manchester United, JJ Gabriel, melakukan selebrasi setelah mencetak gol bagi tim muda Setan Merah.
LAKUKAN SELEBRASI - Pemain muda Manchester United, JJ Gabriel, melakukan selebrasi setelah mencetak gol bagi tim muda Setan Merah. (Instagram jjnr10)

Paspor Eropa Bisa Buka Jalan Keluar

Dalam kondisi normal, pemain muda yang berada di Inggris harus menunggu hingga berusia 18 tahun sebelum dapat pindah ke klub luar negeri.

Namun, situasinya bisa berbeda bagi pemain yang memiliki kewarganegaraan ganda dari negara anggota Uni Eropa.

Perubahan aturan setelah Brexit memungkinkan pemain muda dengan paspor negara Uni Eropa tertentu memiliki jalur untuk pindah ke negara lain sebelum berusia 18 tahun.

Dalam kasus Gabriel, paspor Irlandia atau Siprus menjadi perhatian.

Baca juga: Manchester United Wajib Move On dari Manchester City, Fokus Hadapi Brighton di Carabao Cup

Gabriel diketahui memiliki latar belakang keluarga yang memungkinkan dirinya memiliki hubungan kewarganegaraan dengan kedua negara tersebut.

Ayahnya, Joe O'Cearuill, pernah memperkuat Arsenal dan Brighton serta dua kali membela timnas Republik Irlandia.

Sementara itu, ibu Gabriel disebut memiliki keturunan Siprus.

Jika Gabriel benar-benar memiliki paspor Irlandia atau Siprus, situasinya berpotensi membuka opsi bagi dirinya untuk melanjutkan karier di luar Inggris sebelum berusia 18 tahun.

Gabriel sendiri akan genap berusia 16 tahun pada 6 Oktober mendatang.

Manchester United Selidiki Status Gabriel

Kemungkinan tersebut membuat Manchester United harus bergerak cepat.

Klub dikabarkan tengah menyelidiki status paspor Gabriel untuk mengetahui apakah jalur kewarganegaraan ganda tersebut benar-benar dapat digunakan.

Jika Gabriel bisa pindah ke luar negeri melalui skenario tersebut, Manchester United kemungkinan hanya menerima biaya kompensasi atas kepergiannya.

Nilainya diperkirakan mencapai enam digit.

Situasi tersebut tentu menjadi perhatian United karena Gabriel telah lama dianggap sebagai salah satu prospek menarik dari akademi mereka.

Keinginan sang pemain untuk pergi juga muncul hanya beberapa hari setelah dirinya mencetak hat-trick untuk tim U-19 Manchester United di UEFA Youth League.

Real Madrid hingga PSG Ikut Memantau

Perkembangan Gabriel juga membuat sejumlah klub besar Eropa disebut mulai memantau situasinya.

Manchester City dan Chelsea dikabarkan ikut memperhatikan perkembangan pemain tersebut.

Sementara dari luar Inggris, Real Madrid, Barcelona, Paris Saint-Germain, dan Bayern Munich juga disebut menunjukkan ketertarikan.

Real Madrid menjadi salah satu klub yang dikabarkan telah lama memantau Gabriel, yang mendapat julukan 'Kid Messi'.

Dengan sejumlah klub besar berada dalam radar, kemungkinan Gabriel bisa meninggalkan Inggris sebelum berusia 18 tahun membuat masa depannya semakin menarik untuk diperhatikan.

Situasi tersebut juga mulai berdampak pada rencana Manchester United dalam waktu dekat.

Gabriel sebelumnya dijadwalkan masuk skuad tim utama United untuk menghadapi Brighton dalam Piala Carabao di Old Trafford, Rabu (16/9/2026).

Jika dimainkan, Gabriel berpeluang mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda yang tampil untuk Manchester United dalam pertandingan resmi.

Sebelumnya, ia sudah menjadi pemain termuda yang tampil untuk tim utama United dalam laga tidak resmi ketika menghadapi Atletico Madrid pada pertandingan persahabatan.

Gabriel tampil saat masih berusia 15 tahun dan menjadi sorotan setelah mencetak 26 gol pada musim sebelumnya.

Namun, perkembangan terbaru membuat peluangnya tampil menghadapi Brighton semakin kecil.

Gabriel bahkan tidak mengikuti agenda latihan bersama tim utama pada Sabtu dan memilih tetap berada di rumah.

Manchester United kini menghadapi situasi yang cukup rumit.

Klub ingin mempertahankan Gabriel, tetapi keinginan sang pemain untuk pergi serta kemungkinan adanya jalur melalui kewarganegaraan ganda dapat membuat masa depannya di Old Trafford berubah lebih cepat dari perkiraan.

(Tribunnews.com/Ali)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.