TRIBUNJAKARTA.COM - Viral video yang merekam artis Billy Syahputra cekcok dengan seorang penjaga toilet di Dreamland Beach, Kuta Selatan, Badung, Bali.
Dalam video tersebut, Billy terlibat adu argumen dengan penjaga toilet saat hendak membersihkan anaknya dari pasir.
Adik Olga Syahputra tersebut mengaku didorong dan dipaksa membayar Rp 10 ribu sebelum menggunakan toilet.
"Saya tidak pernah mencari masalah dengan siapa pun, tapi maksudnya saya bawa anak tapi Abang dorong-dorong, ngapain? Saya bilang sama suster saya bayar Rp 10 ribu, tapi Abangnya ngomong tinggi sekall, terus tiba-tiba mau ngajak berantem," ujar Billy kepada seorang pria berkaus abu-abu dan bertopi yang merupakan penjaga toilet.
Adu mulut itu juga disaksikan sejumlah orang di lokasi.
"Jangan gitu, Bang. Abang harus tahu posisi saya bawa anak. Kalau saya salah, saya minta maaf, tapi Abang juga jangan kayak gitu," kata adik mendiang Olga Syahputra itu.
"Rp 10 ribu saya bayar, Rp 100 ribu saya bayar ke Abang, tapi jangan kayak gitu," sambung Billy.
Rekan si penjaga toilet yang juga berada di sebelah Billy lantas meminta maaf atas kejadian tersebut.
Setelah itu, penjaga toilet juga meminta maaf sembari merangkul Billy.
Nyoman Wardana, selaku pemilik Dreamland Warung, memberikan klarifikasi untuk meluruskan kronologi dan menepis sejumlah rumor yang beredar di publik.
Menurut Nyoman, insiden tersebut bermula dari penegakan aturan manajemen terkait penggunaan fasilitas shower atau bilas.
Pihak Dreamland Warung memang menetapkan kebijakan bahwa setiap tamu wajib membayar di awal sebesar Rp 10.000 per orang.
Baca juga: Kendalikan Inflasi Daerah, Pemprov Bali Bidik Penguatan Produksi Cabai dan Bawang Putih
"Aturan bayar di depan ini adalah kesepakatan mutlak dari pihak manajemen,”
“Mengapa demikian? Karena kasus seperti ini sudah sering terjadi,”
“Dulu kami sering mengizinkan tamu masuk lebih dulu dengan alasan lupa membawa uang, tapi ternyata mereka pergi begitu saja tanpa membayar," kata Nyoman Wardana, Kamis 1 Oktober 2026.
Terkait insiden yang melibatkan Billy Syahputra, staf Dreamland Warung saat itu hanya menjalankan prosedur dengan meminta pembayaran di awal.
Billy kemudian meminta uang kepada pengasuh (suster) anaknya.
Baca juga: OJK Arahkan Inovasi Keuangan Digital yang Melindungi dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Namun, nominal yang diserahkan ternyata tidak sesuai dengan tarif yang ditetapkan.
Nyoman Wardana mengungkapkan, Billy hanya membayar Rp 10.000 untuk tiga orang, padahal seharusnya tarif dikenakan per kepala.
Selain masalah kurangnya pembayaran, pihak pengelola juga menyoroti tindakan Billy yang tidak mengindahkan aturan penggunaan fasilitas.
Staf warung sudah menegur dan mengarahkan agar sang anak dimandikan di dalam toilet yang telah disediakan.
Namun, teguran tersebut diabaikan, dan anak tersebut justru dimandikan di area wastafel.
Baca juga: Rudenim Denpasar Kebut Proses Deportasi Deteni di Tengah Keterbatasan Anggaran Makan
Lebih lanjut, Nyoman membantah dengan tegas narasi yang menyebutkan adanya perlakuan kasar dari staf warung terhadap adik mendiang Olga Syahputra tersebut.
"Di sini staf saya tidak ada melakukan dorong-mendorong terhadap Billy, tetapi justru dari pihak Billy yang bersikap keras duluan,”
“Kami mempunyai bukti rekaman CCTV untuk kejadian ini," ujar Nyoman Wardana.
Pihaknya menegaskan bahwa apa yang dilakukan staf murni bentuk penegakan aturan demi kenyamanan bersama dan meminimalisir kerugian operasional di kawasan wisata tersebut.(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.