TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Cek prediksi Harga Bahan Pokok di Kalimantan Barat (Kalbar) besok, Minggu 4 Oktober 2026.

Berdasarkan pergerakan 29 September–1 Oktober 2026, beberapa komoditas menunjukkan perubahan yang lebih terlihat.

Cabai merah keriting naik dari sekitar Rp95.595/kg menjadi Rp97.798/kg.

Sedangkan cabai rawit merah bergerak dari Rp119.536/kg menjadi Rp121.500/kg. 

Cabai merah besar juga naik dari Rp83.077/kg menjadi Rp84.679/kg.

Sebaliknya, bawang merah bergerak turun dari Rp40.976/kg pada 29 September menjadi Rp40.667/kg pada 1 Oktober.

Harga beras medium dan premium relatif stabil masing-masing sekitar Rp15.086/kg dan Rp17.517/kg, sementara Minyakita berada di sekitar Rp16.404/liter.

• Pengamat Ekonomi Sebut Kemarau Panjang Picu Kenaikan Harga Cabai dan Sayur di Pasar Flamboyan

Prediksi Harga Bahan Pokok Kalbar 4 Oktober 2026

Berikut prediksi Harga Bahan Pokok di Kalbar besok 4 Oktober 2026 berdasarkan harga per 3 Oktober 2026 dilansir dari bapokting.kalbarprov.web.id:

  1. Beras Medium: sekitar Rp15.100/kg
  2. Beras Premium: sekitar Rp17.500/kg
  3. Beras SPHP Bulog: sekitar Rp12.800/kg
  4. Beras Khusus: sekitar Rp24.000/kg
  5. Gula Pasir Curah: sekitar Rp19.500/kg
  6. Gula Pasir Kemasan: sekitar Rp20.200/kg
  7. Minyak Goreng Sawit Curah: sekitar Rp21.300/liter
  8. Minyak Goreng Sawit Kemasan Premium: sekitar Rp24.600/liter
  9. Minyakita: sekitar Rp16.400/liter
  10. Daging Ayam Ras: sekitar Rp44.000/kg
  11. Daging Ayam Kampung: sekitar Rp77.300/ekor
  12. Telur Ayam Ras: sekitar Rp30.200/kg
  13. Telur Ayam Kampung: sekitar Rp66.600/kg
  14. Daging Sapi Paha Belakang: sekitar Rp166.100/kg
  15. Daging Sapi Paha Depan: sekitar Rp160.600/kg
  16. Daging Sapi Sandung Lamur: sekitar Rp146.000/kg
  17. Daging Sapi Impor Beku: sekitar Rp128.300/kg
  18. Daging Kerbau Impor Beku: sekitar Rp130.000/kg
  19. Bawang Merah: sekitar Rp40.500–Rp41.000/kg
  20. Bawang Putih Honan: sekitar Rp37.600/kg
  21. Bawang Putih Kating: sekitar Rp39.500/kg
  22. Bawang Bombai: sekitar Rp26.700/kg
  23. Cabai Merah Besar: sekitar Rp85.000/kg
  24. Cabai Merah Keriting: sekitar Rp98.000/kg
  25. Cabai Rawit Hijau: sekitar Rp76.700/kg
  26. Cabai Rawit Merah: sekitar Rp122.000/kg
  27. Ikan Bandeng: sekitar Rp36.000/kg
  28. Ikan Kembung: sekitar Rp53.000/kg
  29. Ikan Tongkol: sekitar Rp46.800/kg
  30. Ikan Teri: sekitar Rp79.900/kg
  31. Udang Basah: sekitar Rp73.000/kg
  32. Kacang Tanah: sekitar Rp40.300/kg
  33. Kacang Hijau: sekitar Rp30.100/kg
  34. Kedelai Impor: sekitar Rp14.200/kg
  35. Kedelai Lokal: sekitar Rp16.000/kg
  36. Jagung Lokal Pipilan: sekitar Rp10.800/kg
  37. Kentang Sedang: sekitar Rp20.700/kg
  38. Ketela Pohon: sekitar Rp5.600/kg
  39. Ketimun Sedang: sekitar Rp22.000/kg
  40. Tomat: sekitar Rp21.100/kg
  41. Kangkung: sekitar Rp18.000/kg
  42. Kacang Panjang: sekitar Rp31.100/kg
  43. Sawi Hijau: sekitar Rp31.200/kg
  44. Jeruk Lokal: sekitar Rp13.900/kg
  45. Pisang Lokal: sekitar Rp12.500/kg
  46. Garam Halus: sekitar Rp13.000/kg
  47. Tepung Terigu: sekitar Rp13.700/kg
  48. Mie Instan: sekitar Rp3.100/bungkus
  49. Tahu Putih: sekitar Rp17.900/kg
  50. Tempe Bungkus: sekitar Rp19.900/kg
  51. Susu Bubuk: sekitar Rp53.300/400 gram
  52. Susu Bubuk Balita: sekitar Rp44.000/400 gram
  53. Susu Kental Manis: sekitar Rp12.600/370 gram

Penyebab Harga Bahan Pokok Kalbar Naik

Kenaikan harga cabai dan sayur-mayur di Pasar Flamboyan Pontianak menjadi viral belakangan ini.

Kondisi itu dinilai dipicu oleh musim kemarau panjang yang berdampak pada menurunnya hasil panen di daerah penghasil. 

Pengamat ekonomi Kalimantan Barat sekaligus Dosen Senior Universitas Tanjungpura dan Wakil Ketua Umum Koordinator Pulau Kalimantan Pengurus Pusat Ikatan Cendekia Tionghoa Indonesia, DR Andy Kurniawan Bong, mengatakan faktor cuaca menjadi penyebab utama melonjaknya harga sejumlah komoditas pangan strategis.

"Harga cabai melonjak tinggi hingga kisaran Rp130 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram. Sayur-mayur seperti pakcoy dan komoditas hijau lainnya mengalami lonjakan harga hingga 50 persen. Faktor cuaca berupa musim kemarau panjang menjadi penyebab utama berkurangnya pasokan dari daerah penghasil," ujarnya saat dikonfirmasi TribunPontianak.co.id, Senin 21 September 2026.

Menurut Andy, lonjakan harga tersebut berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

Banyak konsumen terpaksa mengurangi jumlah belanjaan harian mereka akibat harga kebutuhan pokok yang terus meningkat.

"Daya beli masyarakat menurun karena pembeli terpaksa mengurangi jumlah belanjaan harian mereka. Pendapatan pedagang ikut merosot akibat sepinya pembeli dan berkurangnya volume transaksi," katanya.

Cara Cek Harga Sembako Online

Warga Kalbar dapat memantau harga sembako setiap hari melalui situs Sibapokting.

Berikut caranya:

1. Buka laman resmi Sibapokting Kalbar

2. Pilih komoditas

3. Tentukan periode

4. Pilih wilayah

5. Tampilkan data (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.