BANGKAPOS.COM - ​Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan prediksi awal musim hujan periode 2026/2027 di Indonesia.

Kedatangan musim hujan dipastikan berlangsung bertahap mulai Oktober hingga Desember 2026.

​Meski fenomena El Nino Sangat Kuat sempat memicu kekeringan ekstrem dan menunda musim hujan, sejumlah wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Papua mulai diguyur hujan bulan ini.

Baca juga: BSU Rp900 Ribu Cair untuk Pekerja Kontrak? Intip Kriteria Gaji dan Mekanisme Pencairan

Simak peta sebaran wilayah dan jadwal selengkapnya di bawah ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan terkait kondisi iklim serta jadwal perkiraan awal musim hujan periode 2026/2027 di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG terbaru, fenomena El Nino dilaporkan masih bertahan dan kini berada pada level Sangat Kuat dengan nilai Indeks Nino 3.4 di atas angka 2.

Fenomena El Nino tingkat tinggi ini menjadi salah satu penyebab utama mundurnya awal musim hujan di sebagian besar wilayah Nusantara.

Pihak BMKG memproyeksikan fenomena ini baru berakhir pada akhir caturwulan I tahun 2027. Meskipun demikian, dampak kekeringan ekstrem yang ditimbulkannya diprakirakan akan perlahan mereda seiring dengan mulainya masa transisi dan masuknya awal musim hujan di masing-masing daerah.

Jadwal Awal Musim Hujan 2026/2027

BMKG memetakan masuknya awal musim hujan yang berlangsung secara bertahap mulai Oktober hingga Desember:

1. Periode Oktober 2026

Awal musim hujan diprediksi mulai memasuki wilayah:

Sumatera & Jawa: Sebagian wilayah Sumatera dan sebagian Jawa Barat.

Kalimantan & Sulawesi: Sebagian Kalimantan, sebagian Sulawesi Barat, serta sebagian kecil Sulawesi Tengah.

Maluku & Papua: Sebagian Maluku Utara, sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat, sebagian Papua, sebagian Papua Pegunungan, dan Papua Tengah bagian timur.

2. Periode November 2026

Awal musim hujan meluas ke sejumlah wilayah berikut:

Sumatera, Jawa & Kalimantan: Sebagian besar Sumatera, sebagian Jawa, dan sebagian Kalimantan.

Bali & Nusa Tenggara: Sebagian Bali, sebagian NTB, serta sebagian kecil NTT.

Sulawesi, Maluku & Papua: Sebagian wilayah Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, Papua Barat bagian utara, serta sebagian Papua Selatan.

3. Periode Desember 2026

Memasuki penghujung tahun, musim hujan diproyeksikan telah mengguyur wilayah secara merata:

Jawa, Bali & Nusa Tenggara: Sebagian besar Jawa, sebagian besar Bali, sebagian besar NTB, serta sebagian besar NTT.

Sumatera & Kalimantan: Sebagian Lampung dan sebagian Kalimantan Selatan.

Sulawesi, Maluku & Papua: Sebagian besar Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian besar Maluku, dan Papua Selatan bagian selatan.

Imbauan Waspada Kekeringan Berlanjut

Mengingat terlambatnya kedatangan musim hujan, BMKG meminta masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya di wilayah Jawa, Bali, NTB, dan NTT—untuk tetap siaga mengantisipasi potensi kekeringan yang masih akan berlanjut hingga Oktober.

Masyarakat diimbau untuk terus menghemat penggunaan air bersih, menjaga kawasan rawan dari potensi kebakaran hutan dan lahan, serta memantau pembaruan informasi cuaca dan iklim berkala melalui kanal resmi BMKG di www.bmkg.go.id atau akun media sosial @InfoBMKG.

(Kompas/Bangkapos.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.