TRIBUNJAMBI.COM - Bali United akan menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (10/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Bali United bertekad bangkit setelah menelan kekalahan 0-1 dari Borneo FC pada pertandingan sebelumnya.
Hasil tersebut menghentikan langkah positif Serdadu Tridatu yang sebelumnya mencatat empat kemenangan dalam lima pertandingan.
Dalam enam laga terakhir, pertandingan Bali United juga cenderung menghasilkan banyak gol. Total 20 gol tercipta dalam periode tersebut, dengan 13 gol di antaranya disumbangkan Bali United.
Produktivitas lini serang menjadi modal penting bagi Bali United untuk menghadapi Persijap Jepara, terlebih mereka akan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Persijap Jepara datang dengan kondisi berbeda. Laskar Kalinyamat menelan kekalahan 1-2 dari Persib Bandung pada pertandingan terakhir.
Persijap sempat unggul lebih dahulu melalui Pirulo pada menit ke-13. Namun, Persib berhasil membalikkan keadaan melalui gol Thom Haye pada menit ke-21 dan gol berikutnya.
Persijap juga menghadapi masalah dalam urusan mencetak gol. Dalam enam pertandingan terakhir, mereka hanya mampu mencetak empat gol dan kebobolan lima gol.
Catatan tersebut menjadi tantangan bagi Persijap saat menghadapi Bali United yang memiliki produktivitas gol lebih baik. Tim tamu perlu memperkuat pertahanan sekaligus meningkatkan efektivitas serangan untuk mencuri poin.
Pertemuan terakhir Bali United dan Persijap Jepara berlangsung pada pekan ke-23 Liga 1, 28 Februari 2026.
Saat itu, Bali United bertindak sebagai tuan rumah. Namun, kedua tim harus puas berbagi poin setelah pertandingan berakhir imbang tanpa gol, 0-0.
Hasil tersebut menunjukkan Persijap mampu meredam serangan Bali United pada pertemuan sebelumnya. Karena itu, Serdadu Tridatu perlu tampil lebih efektif untuk mengamankan kemenangan kali ini.
Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi keuntungan bagi Bali United. Dukungan suporter di kandang diharapkan mampu membantu mereka kembali ke jalur kemenangan.
Bali United dilaporkan kehilangan sejumlah pemain menjelang pertandingan melawan Persijap Jepara.
João Ferrari mengalami cedera lutut. Reyner Barusu juga belum tersedia karena cedera yang belum diketahui secara pasti, sedangkan Bagas Adi turut absen akibat cedera lutut.
Selain itu, Rahmat Arjuna, Tim Receveur, João Ferrari, dan Dillan Rinaldi disebut tidak dapat bermain karena skorsing.
Dengan absennya sejumlah pemain tersebut, Bali United perlu memaksimalkan kedalaman skuad untuk menjaga keseimbangan permainan dan mempertahankan produktivitas lini serang.
Catatan: Status João Ferrari perlu dikonfirmasi kembali karena namanya tercantum dalam daftar pemain cedera sekaligus pemain yang terkena skorsing.
Bali United memiliki modal produktivitas gol yang lebih baik menjelang pertandingan ini. Serdadu Tridatu mencetak 13 gol dalam enam pertandingan terakhir, sedangkan Persijap hanya mampu membukukan empat gol dalam periode yang sama.
Keuntungan bermain di kandang juga menjadi faktor yang mendukung peluang Bali United untuk meraih tiga poin.
Persijap diperkirakan bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik untuk menciptakan peluang. Namun, lini pertahanan mereka harus bekerja keras untuk membendung tekanan tuan rumah.
Jika mampu memanfaatkan peluang dengan baik, Bali United berpeluang mencetak lebih dari satu gol. Berdasarkan produktivitas kedua tim dan keuntungan bermain di kandang, Serdadu Tridatu lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan.
Prediksi Skor: Bali United vs Persijap Jepara: 2-0.
Baca juga: Prediksi Skor PSIM vs Persija, Head to Head dan Statistik Liga 1
Baca juga: Prediksi Skor Persita vs Garudayaksa, Head to Head dan Statistik Liga 1
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.