TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Sebanyak sembilan atlet dinyatakan resmi meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026.
Kesembilan atlet tersebut juga resmi tergabung dalam klub PB Djarum setelah menjalani serangkaian seleksi ketat dalam audisi umum PB Djarum 2026 yang diikuti sebanyak 2.140 peserta dari berbagai wilayah di Tanah Air.
Dari sembilan atlet yang resmi tergabung dalam PB Djarum dua di antaranya merupakan atlet kategori U-11 putri.
Baca juga: Kementerian PU Pastikan Bendungan Karangnongko dan Cabean di Blora Terus Berjalan
Baca juga: Korban Bullying di Sekolah Rakyat Terpadu Pati Bakal Rutin Disambangi Guru
Keduanya yaitu Vicky Lee Alison dari Kota Tegal dan Alisie Elaina Sembiring dari Kota Bogor. Kemudian tiga atlet kategori KU 11 putra yaitu Russel Junior Sumual dari Kabupaten Minahasa Utara, Azka Adhitama dari Kabupaten Bekasi, dan Azka Azfar Rabbani dari Kabupaten Purworejo.
Selanjutnya dari kategori KU 11 putri terdapat satu atlet yaitu RR Arnetta Safara Bilqish Sholeh dari Kota Yogyakarta dan untuk kategori KU 12 putra terdapat dua atlet yaitu Feliks Zebua dari Kabupaten Bogor dan Muh.
Faiz Athallah dari Kota Makassar. Kemudian terakhir dari kategori KU 12 putri terdapat satu atlet yaitu Errencia Clarista dari Kota Tangerang.
Dalam rangkaian seleksi melalui audisi umum tahun ini diselenggarakan di tiga kota, yaitu di Pekanbaru, Makassar, dan Kudus.
Dari seluruh rangkaian seleksi di tiga kota tersebut akhirnya terpilih 67 atlet untuk menjalani karantina. Pada 28 September 2026 menyisakan 46 atlet untuk melanjutkan persaingan ke karantina tahap kedua.
Pada tahap inilah tim pencari bakat dan jajaran pelatih PB Djarum menentukan atlet yang berhak mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto mengatakan, penyelenggaraan audisi di tiga kota menjadi salah satu faktor yang memungkinkan tim melihat potensi atlet dengan latar belakang berbeda.
Dia menitip pesan kepada peserta yang belum berhasil agar tidak patah semangat dalam mengejar cita-cita menjadi pebulutangkis profesional.
“Kami bersyukur karena audisi umum PB Djarum tahun ini diikuti atlet-atlet dengan karakteristik yang lebih beragam. Salah satu faktornya adalah penyelenggaraan audisi di tiga kota, sehingga kami bisa melihat potensi dan karakter atlet dari berbagai daerah,” kata Sigit.
Sigit mengatakan, proses seleksi tidak hanya mempertimbangkan kemampuan atlet saat ini, tetapi juga kesesuaian potensi mereka dengan kebutuhan pembinaan klub.
Mereka yang terpilih juga diharapkan bisa memanfaatkan kesempatan bergabung dengan PB Djarum untuk terus mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
“Para atlet yang terpilih merupakan yang terbaik dan memang dibutuhkan oleh PB Djarum. Kami berharap mereka memiliki semangat dan tekad yang besar dalam menjalani latihan. Sebab, perjalanan untuk menjadi pebulutangkis profesional masih panjang, sehingga dibutuhkan kerja keras, kedisiplinan, kemauan, serta mental juara untuk terus berkembang,” kata Sigit.
Salah seorang atlet penerima Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026, Errencia Clarista merasa bersyukur karena impian yang sudah diidam-idamkannya untuk tergabung dalam klub PB Djarum bisa terwujud. Satu-satunya atlet yang berhasil lolos dari audisi umum yang diselenggarakan di Pekanbaru ini menilai kesempatan ini menjadi pencapaian penting dalam perjalanan bulutangkisnya. Selain itu juga menjadi ajang motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan.
“Senang banget dan bangga bisa masuk PB Djarum. Sudah lama banget mau jadi atlet PB Djarum dari lima tahun lalu, karena fasilitas dan semuanya bagus. Bersyukur walaupun baru pertama kali ikut audisi umum tapi lolos berkat latihan rutin selama tiga bulan sebelum audisi di Pekanbaru,” kata Errencia.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan Russel Junior Sumual. Dia yang kini resmi tergabung dalam klub PB Djarum karena sebelumnya mengikuti audisi umum di Makassar. Ia bertekad memanfaatkan kesempatan bergabung dengan PB Djarum untuk meningkatkan kemampuan dan menjalani setiap tahapan pembinaan dengan sungguh-sungguh.
“Saya kaget pas tadi pengumuman (penerima Djarum Beasiswa Bulutangkis). Karena persaingan (audisi umum PB Djarum 2026) sangat ketat mulai dari turnamen sampai karantina. Saya sudah siap untuk latihan di PB Djarum dan akan menjalani seluruh proses latihan dengan maksimal, bekerja keras, dan berusaha mewujudkan cita-cita menjadi pebulutangkis profesional,” kata Russel. (Goz)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.