TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Grup band metal asal Amerika Serikat, Avenged Sevenfold, sukses menghentak Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (10/10/2026) malam.

Tampil di hadapan sekitar 40 ribu Deathbat—sebutan penggemar setia mereka—yang memadati stadion JIS, unit heavy metal asal California ini menyuguhkan aksi panggung membakar semangat sejak menit pertama.

Membuka pertunjukan sekitar pukul 20.55 WIB, Avenged Sevenfold (A7X) langsung memanaskan suasana lewat tembakan lagu pembuka "Nightmare".

Riuh gemuruh sorakan penonton bergemuruh mengiringi langkah para personel di atas panggung, sebelum energi stadion kian membumbung saat deretan lagu cadas seperti "Afterlife" dan "Shepherd of Fire" digelontorkan tanpa ampun.

Namun, di tengah panasnya aksi panggung, sempat terjadi insiden teknis yang menyita perhatian.

Sang vokalis, M. Shadows, mengungkapkan kendala tak terduga yang dialami drummer mereka, Brooks Wackerman.

"Kami ingin terus lanjut, tapi Brooks merusak double pedal," ujar M. Shadows dengan nada bergurau di sela-sela penampilan.

Meski sempat terhambat kendala teknis pada drum, A7X tetap menjaga tensi dan ritme pertunjukan.

Suasana stadion kemudian bergeser menjadi lebih emosional ketika M. Shadows melantunkan "Buried Alive".

Pada momen tersebut, ia turut menyapa hangat lautan manusia yang memadati stadion sekaligus merayakan momen kembalinya mereka ke Tanah Air.

"Kita benar-benar kembali," seru M. Shadows yang langsung disambut sorak-sorai histeris para penonton.

Baca juga: Konser Eksklusif YE di Stadion GBK Dipastikan Jadi Magnet Wisata Internasional

Momen paling emosional dan menyita perhatian terjadi saat intro lagu "So Far Away" berkumandang.

Tembang syahdu ini dibawakan khusus sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang drummer legendaris mereka, James Owen Sullivan atau The Rev, yang berpulang pada 2009 silam.

Puluhan ribu penggemar yang larut dalam nostalgia tampak bernyanyi bersama, bergoyang, hingga membentuk gelombang mosh pit ikonis di area festival.

Tensi balutan musik cadas kembali dinaikkan saat A7X menyapu panggung lewat "M.I.A." dan "Hail to the King".

Interaksi M. Shadows dengan publik Jakarta pun kian mencair saat ia menyapa penonton menggunakan bahasa Indonesia yang makin membakar semangat.

"Jakarta apa kabar? Baik?" tanyanya yang langsung dijawab riuh penonton sebelum A7X menghentak lewat "Bat Country" dan "Unholy Confessions".

Tak hanya lagu-lagu bertempo tinggi, Avenged Sevenfold juga memanjakan penggemar lewat nomor-nomor hits andalan seperti "A Little Piece of Heaven" hingga lagu yang paling dinantikan publik Indonesia, "Dear God".

Nyanyian massal melintasi stadion membahana saat lagu kebangsaan tongkrongan tersebut dibawakan, sebelum nomor "Cosmic" disajikan sebagai penutup.

Kemeriahan konser malam itu kian sempurna berkat balutan visual layar raksasa serta letupan kembang api di udara.

"Indonesia, thank you guys so much tonight," pukas M. Shadows mengakhiri penampilannya.

Baca juga: Konser Till The Whole World Knows Diduga Bawa Agenda Zionis, MUI Minta Penjelasan Penyelenggara 

Rangkaian konser megah besutan promotor Ravel Entertainment ini sebelumnya sudah lebih dahulu dihangatkan oleh penampilan dua musisi papan atas Indonesia, yakni St. Loco dan Isyana Sarasvati.

St. Loco membuka panggung lewat tembang-tembang energetik seperti "Nirmala", "Microphone Anthem", hingga lagu cover "Bento", seraya menyelipkan pesan perdamaian lewat lagu "Kedamaian".

Sementara itu, Isyana Sarasvati tampil memukau menyuguhkan gaya progressive rock/metal lewat lagu "World on Fire", "Babel", hingga "Il Sogno".

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.