Jakarta (ANTARA) - Robot humanoid BYD mencuri perhatian saat tampil menari bersama para penari dan penyanyi dalam peluncuran teknologi BYD Flash Charging serta mobil listrik Danza D9 dan Danza Z9 GT di Jakarta, Rabu.
Robot tersebut menunjukkan gerakan yang lincah ketika mengikuti irama musik di atas panggung. Gerakannya tampak selaras dengan para penari, menghadirkan pertunjukan yang menjadi salah satu daya tarik dalam acara peluncuran teknologi dan kendaraan terbaru BYD tersebut.
Penampilan itu turut menyoroti perkembangan teknologi robot humanoid BYD, yang sebelumnya telah mengungkap desain robot hasil pengembangan internal pertamanya.
Melansir laporan Carnewschina, Sabtu (10/10) waktu setempat, BYD secara resmi memperkenalkan desain robot humanoid yang dikembangkan sendiri setelah paten desain bertajuk “Embodied AI Robot” diterbitkan oleh Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China pada 9 Oktober 2026.
Paten tersebut menjelaskan robot pintar yang mampu berjalan, menjaga keseimbangan, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Robot itu dirancang untuk digunakan dalam bidang layanan, pendidikan, dan industri.
Desain dan spesifikasi
Desain yang diungkapkan menampilkan bentuk antropomorfik dengan tampilan ramping serta kombinasi warna hitam dan putih. Robot tersebut memiliki kepala membulat berbentuk lengkungan tanpa layar, sementara bagian tubuh, lengan, dan kakinya dilengkapi sejumlah sendi.
Desain itu memiliki kemiripan dengan “Xiao Di” atau Little D, robot humanoid yang sebelumnya diperkenalkan secara sekilas oleh BYD. Namun, perusahaan belum secara resmi mengonfirmasi apakah desain dalam paten tersebut merupakan model produksi akhir Xiao Di.
Berdasarkan informasi yang telah diungkapkan sebelumnya, Xiao Di memiliki tinggi 1,61 meter dan berat 58,5 kilogram. Robot tersebut memiliki 31 derajat kebebasan gerak (degrees of freedom) serta tangan cekatan dengan akurasi posisi berulang sebesar ±1 milimeter.
Kemampuan itu memungkinkannya melakukan berbagai tugas, seperti menggenggam benda, berinteraksi menggunakan gestur, serta memberikan penjelasan dengan menunjuk objek.
Strategi pengembangan robot
Langkah BYD memasuki bidang kecerdasan buatan berwujud fisik (embodied AI) merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang dimulai pada 2022 melalui pembentukan tim riset khusus.
Perusahaan berupaya memanfaatkan skala industrinya untuk menyesuaikan perangkat keras dan sistem robot, dengan fokus meningkatkan kemampuan persepsi, pengambilan keputusan, dan eksekusi.
Selain melakukan penelitian dan pengembangan internal, BYD juga memperluas keterlibatannya dalam ekosistem robotika melalui investasi dan kolaborasi.
BYD berinvestasi di Agibot pada Agustus 2023 dan mengakuisisi kepemilikan saham di Percibot pada April 2025.
Perusahaan juga memanfaatkan pabriknya sebagai lokasi pengujian. Salah satunya dengan menghadirkan robot humanoid industri Walker S1 milik Ubtech di pabrik BYD di Changsha untuk menjalankan tugas penanganan dan identifikasi material.
Sebelumnya, para eksekutif BYD juga mengindikasikan rencana untuk menempatkan robot tersebut di jaringan diler. Robot nantinya akan menangani tugas-tugas terstandar, seperti menyambut pelanggan, menjelaskan fitur kendaraan, serta mendemonstrasikan sistem infotainmen di dalam mobil.